4. Sunan Kudus (Ja’far Shadiq)
Wilayah dakwah dari Sunan Kudus adalah di Kudus, Jawa Tengah. Strategi dakwah yang digunakan oleh Sunan Kudus untuk menyebarkan Islam adalah dengan mendekati masyarakat melalui kebutuhan mereka, Ia mengajarkan alat-alat pertukangan, kerajinan emas, membuat keris pusaka, dan lain sebagainya.
5. Sunan Gunung Jati (Syarif Hidayatullah)
Di Mesir, Sunan Gunung Jati adalah anak dari Sultan Hud dan pernah menjadi pangeran untuk penerus raja Mesir menggantikan ayahnya, namun ia menolak dan lebih memilih untuk menyebarkan ajaran Islam dengan ibunya di wilayah Jawa.
6. Sunan Kalijaga (Raden Said)
Ayah dari Sunan Kalijaga merupakan Tumenggung Wilatikta bupati Tuban. Strategi dakwah dari Sunan Kalijaga adalah melalui seni dan budaya. Sunan Kalijaga sangat piawai dalam mendalang, menciptakan bentuk-bentuk wayang, dan lakon-lakon carangan.
7. Sunan Muria (Raden Umar Said)
Sunan Muria adalah putra dari Sunan Kalijaga yang lahir pada tahun 1450. Dalam menyebarkan Islam, Sunan Muria melestarikan seni gamelan dan boneka sebagai sarana dakwah.
8. Sunan Bonang ( Raden Maulana Makdum)
Baca Juga: Sunan Kalijaga Sebut Ayah Taqy Malik Bungkam Mantan Istri Siri Lewat UU ITE
Sunan Bonang merupakan anak dari Sunan Ampel dengan Nyai Ageng Manila. Julukan yang disematkan ke Sunan Bonang didapatkannya dari salah satu nama Desa di Kabupaten Rembang, yaitu Desa Bonang. Wilayah dakwah dari Sunan Bonang adalah daerah Kediri, Sunan Bonang juga memiliki karya sastra yang cukup terkenal yang digubah Sunan Bonang yaitu Suluk Wujil.
9. Sunan Drajat (Raden Qasim atau Syariffuddin)
Sunan Drajat merupakan putra bungsu dari Sunan Ampel dengan Nyai Ageng Manila. Wilayah Dakwahnya berada di Paciran, Lamongan. Di Paciran Sunan Drajat mendidik masyarakat untuk memperhatikan kaum fakir miskin serta menjunjung tinggi kesejahteraan umat.
Kontributor : Kiki Oktaliani
Tag
Berita Terkait
-
Sandy Walsh Blak-blakan Coba Puasa Seminggu Demi Hormati Rekan Setim di Timnas Indonesia
-
Persiapan Marcell Darwin Jelang Berangkat Umrah Perdana Usai Mualaf
-
Simpang Siur Jabatan Ayu Aulia Terjawab: Pengurus Ormas, Bukan Pegawai Kementerian
-
Klarifikasi soal Jadi Tim Kreatif Menhan, Netizen Salfok Gaya Bicara Ayu Aulia seperti Orang Mabuk
-
Ada Apa dengan Cita Citata? Kasus Penganiayaan Mendadak Mencuat
Terpopuler
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- PP THR dan Gaji 13 Tahun 2026 Diumumkan, Ini Jadwal Cair dan Rincian Lengkapnya
- Selat Hormuz Milik Siapa? Jalur Sempit Banyak Negara Tapi Iran Bisa Buka Tutup Aksesnya
Pilihan
-
Iran Tutup Pintu Negosiasi, Dubes: Kami Bereskan Musuh di Medan Perang
-
Fatwa Ayatollah Ali Khamenei soal Senjata Nuklir: Haram!
-
KPK Ungkap ART Fadia Arafiq Jadi Direktur PT RNB, Diduga Alat Korupsi Rp13,7 Miliar
-
Dua Hari Lalu Dinyatakan Gugur, Eks Presiden Iran Ahmadinejad Masih Hidup
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
Terkini
-
Detik-Detik Mobil APV Dihantam Batu Besar di Jalur PacitanPonorogo, Begini Nasib Pengemudi
-
Pekerja Migran Asal Lumajang Kubur Emas Rp 500 Juta di Kolong Ranjang, Apes Digondol Adik Kandung!
-
Berantas Tegas Premanisme, Polda Jatim: Negara Tidak Boleh Kalah!
-
Silaturahmi Ramadan BRI Dorong Jurnalisme Berkualitas, Donasi Rp250 Juta
-
3 Kali Hamili Pacar Berujung Aborsi, Pria di Surabaya Terancam Dipenjara 3 Tahun