Pandemi bisa mengancam nyawa siapa saja. Walau sudah menjaga diri dengan protokol kesehatan, kemungkinan tertular tetap akan terjadi.
Apabila status anda adalah kepala keluarga maka sangat penting untuk memiliki asuransi jiwa. Jika asuransi kesehatan bisa dimanfaatkan ketika sakit, maka asuransi jiwa bisa dicairkan oleh ahli waris jika pemegang asuransi meninggal dunia. Asuransi jiwa direkomendasikan untuk tulang punggung keluarga.
5. Waspadai Pengeluaran Tidak Tetap
Pengeluaran tidak tetap di masa pandemi biasanya berkisar pada memanfaatkan jasa online atau mengirim buah tangan kepada kerabat.
Lakukan pencatatan keuangan secara disiplin untuk mengetahui nominal pengeluaran tidak tetap ini. Kemudian, evaluasi pos keuangan agar bulan berikutnya bisa menekan pengeluaran tersier.
Itulah tips atur keuangan agar tabungan tidak jebol meski tengah di masa pandemi Covid-19.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Gara-gara Beda Baju, 2 Pemuda di Surabaya Dikeroyok Kelompok Perguruan Silat
-
KADIN Surabaya Geram Listrik Byar Pet Sudah 2 Minggu: UMKM Rugi Besar
-
Bayang-Bayang Badai PHK Massal Menghantui Raksasa Otomotif di Mojokerto, Apa Kata Disnaker?
-
Munas dan Konbes NU di Ponpes Al-Falah Ploso Berlangsung Tegang, Aksi Saling Dorong Terjadi
-
Dosen Unair Ikut Demo Bersama Aliansi Rakyat Surabaya Menggugat, Tuntut Prabowo-Gibran Mundur