Perguruan tinggi negeri terbaik di Surabaya berikutnya adalah Univeritas Airlangga, berdiri sejak tanggal 10 November 1954 diresmikan oleh Presiden RI 1 Dr. Ir.Soekarno sebagai Perguruan Tinggi Negeri ( PTN ) Ketiga di Indonesia setelah Universitas Indonesia dan Universitas Gadjah Mada.
Sejak saat itu Universitas Airlangga terus mengembangkan Fakultas didalamnya, mulai dari 5 fakultas terus berkembang menambah 9 fakultas dalam periode 1961 – 1998.
Pada tahun 2006, Universitas Airlangga mendapatkan status Perguruan Tinggi Negeri ( PTN ) Badan Hukum Milik Negara ( BHMN ).
Universitas ini terbagi menjadi tiga campus utama :
- Campus A : Jl. Mayjen Prof. Dr. Moestopo 47 Surabaya.
- Campus B : Jl. Airlangga 4 – 6 Surabaya.
- Campus C : Jl. Mulyorejo Surabaya.
4. Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya
Universitas Negeri terbaik selanjutnya di Kota Surabaya adalah Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya yang berlokasi di Jalan Ahmad Yani No. 117 Jemur Wonosari, Kecamatan Wonocolo, Kota Surabaya.
UINSA adalah salah satu perguruan tinggi negeri yang menyelenggarakan pendidikan tinggi dengan paradigma keilmuan model menara kembar tersambung.
Berdiri pertama kali bernama IAIN cabang Surabaya pada tahun 1961, kemudian resmi disebut IAIN Sunan Ampel Surabaya berdasarkan Keputusan Menteri Agama RI No.20 Tahun 1965 tanggal 5 Juli 1965.
Hingga pada tahun 2013 berubah status menjadi UIN Sunan Ampel Surabaya berdasarkan Peraturan Presiden No.65 Tahun 2013 tanggal 2 Oktober 2013.
Baca Juga: Satu Kontainer Daging Ayam Asal Jawa Timur Mengeluarkan Bau Busuk
Pada tanggal 28 April 2014 berdasarkan Peraturan Menteri Agama RI No.8 Tahun 2014 UINSA resmi memiliki 9 Fakultas dengan 1 Program Pascasarjana.
Univeritas Surabaya ( UBAYA ) merupakan kelanjutan dari Universitas Trisakti Surabaya.
Atas prakarsa Ketua Umum Yayasan Universitas Trisakti R. Soekotjo Walikota KDH TK. II Surabaya nama Universitas Trisakti diganti menjadi Universitas Surabaya dengan dikukuhkan Akta Notaris Djoko Soepadmo S.H. No. 25 Tanggal 6 Maret 1968.
Pada akhir tahun 1992 UBAYA merupakan salah satu dari empat perguruan tinggi swasta pertama di Indonesia yang mendapatkan kepercayaan pemerintah untuk menyelenggarakan Program Magister Manajemen dan Magister Hukum melalui Program Pascasarjana.
Universitas Surabaya beralamat di Jalan Raya Rungkut, Kali Rungkut, Kecamatan Rungkut, Kota Surabaya.
Tag
Berita Terkait
-
Tito Karnavian Dampingi Prabowo Luncurkan Operasional 1.061 KDKMP di Jawa Timur
-
Kebakaran Gedung Jantung RSUD Dr Soetomo, Puluhan Pasien Dievakuasi
-
Melihat Pengembangbiakan Unta Australia di Mojokerto
-
Langkah Tegas, DJP Jawa Timur Blokir Rekening 3.185 Penunggak Pajak di 11 Bank
-
Sensasi Lari di Tengah Kota Pahlawan, JETE RUN 2026 Sajikan Rute Penuh Sejarah
Terpopuler
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- 5 HP Xiaomi RAM Besar Termurah, Baterai Awet untuk Multitasking Harian
- 5 Lipstik Wardah Tahan Lama dan Tidak Luntur Saat Makan, Cocok untuk Daily hingga Kondangan
- 5 HP Xiaomi Paling Murah 2026, Mulai Rp1 Juta Spesifikasi Mantap untuk Harian
Pilihan
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
Terkini
-
Viral Lagi! Terungkap Fakta di Balik Video Santriwati Korban Eksibisionis di Probolinggo
-
Ultimatum Prabowo! Krisis Pangan Global Belum Usai, Jangan Jual Murah Beras Kita ke Luar Negeri!
-
Nasib Layanan Pasien Jantung RSUD dr Soetomo Usai Kebakaran: Manajemen Siapkan Skema Darurat
-
Presiden Prabowo Sebut Museum Marsinah Sebagai Monumen Langka Perjuangan Buruh
-
Bikin Panik! Pria Tiba-tiba Terjun ke Semak Sungai di Situbondo Saat Dibonceng Ayah