SuaraJatim.id - Anggota Satpol PP Kota Mojokerto, Angga Ardiyan babak belur dihajar oknum mengaku anggota TNI. Kronologi berawal saat korban berniat menolong korban kecelakaan di depan Kantor Wali Kota Mojokerto, Jumat (22/10/2021) sekitar pukul 17.20 WIB.
"Saat itu saya beserta seorang rekan sedang jaga piket masuk siang. Tiba-tiba di depan kantor pemkot arah putar balik ada insiden kecelakaan yang melibatkan sepeda motor yang dikendarai seorang ibu dan anaknya dengan kendaraan yang berada di depannya," jelas Angga mengutip Suarajatimpost.com jaringan Suara.com, Sabtu (23/10/2021).
Padahal, lanjut dia, ibu-ibu pengendara motor tersebut telah diperingatkan polisi cepek atau pak ogah agar berhenti, tapi malah menerobos sehingga terjadi kecelakaan.
Akibat kejadian tersebut, pengendara motor jatuh terpental hingga depan pos penjagaan Kantor Wali Kota Mojokerto, lalu Angga berusaha menolong. Bukannya berterima kasih, si ibu tersebut malah marah-marah dikira yang menabrak. Tapi setelah dijelaskan polisi cepek dan warga sekitar akhirnya minta maaf sama.
Baca Juga: Ashanty Bedah Rumah Penggembala Hewan Ternak di Mojokerto
"Tak berhenti disitu, permasalahan kembali berlanjut, saat saya meminta kartu identitas si ibu untuk penyelesaian secara damai dengan korban," ungkapnya.
"Saya bilang kalau ibu gak mau menyerahkan KTP, ini kan ada CCTV malah nanti ibu kena tilang. Lantas beliaunya marah-marah dan bilang nanti ke sini lagi," sambungnya.
Sekitar pukul 20.45 malam, ibu itu memang datang bersama suami dan temannya yang mengaku oknum TNI berpangkat Letkol. Tanpa basa-basi, mereka menyerang memukul secara membabibuta.
Akibat aksi penganiayaan itu, Angga terluka pada bagian wajah.
"Kejadian itu terjadi pos jaga pintu masuk Kantor Wali Kota Mojokerto, Jalan Gajah Nomor 145 Kota Mojokerto," tandasnya.
Baca Juga: Santriwati Korban Dugaan Perkosaan Pengasuh Ponpes di Mojokerto Trauma Berat
Berita Terkait
-
18 Rumah Dinas TNI di Aceh Terbakar Hebat saat Libur Idul Fitri, Penyebabnya Masih Misteri!
-
Warga Depok, Bekasi Hingga Tangerang Dilarang Gelar Konvoi Malam Takbiran di Jakarta
-
Aliansi Indonesia Youth Congress Desak Imigrasi Batam Deportasi WNA Pelaku Penganiayaan
-
Femisida Intim di Balik Pembunuhan Jurnalis Juwita oleh Anggota TNI AL
-
Kesaksian Rekan Kerja Jurnalis Juwita Korban Pembunuhan: Orangnya Ceria, Mudah Bergaul
Terpopuler
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Pemain Keturunan Indonesia Statusnya Berubah Jadi WNI, Miliki Prestasi Mentereng
- Pemain Keturunan Indonesia Bikin Malu Raksasa Liga Jepang, Bakal Dipanggil Kluivert?
- Jika Lolos Babak Keempat, Timnas Indonesia Tak Bisa Jadi Tuan Rumah
- Ryan Flamingo Kasih Kode Keras Gabung Timnas Indonesia
Pilihan
-
Dear Timnas Indonesia U-17! Awas Korsel Punya Dendam 23 Tahun
-
Piala Asia U-17: Timnas Indonesia U-17 Dilumat Korsel Tanpa Ampun
-
Media Korsel: Hai Timnas Indonesia U-17, Kami Pernah Bantai Kalian 9-0
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Meroket, Malaysia Semakin Ketinggalan
Terkini
-
10 Korban Longsor di Jalur Cangar-Pacet Berhasil Ditemukan
-
Peringatan BMKG: Waspada Cuaca Ekstrem di Jatim Sepekan ke Depan
-
Satu Korban Tewas dalam Mobil yang Tertimbun Longsor Cangar Berhasil Dievakuasi
-
Viral Video Detik-detik Longsor di Jalur Cangar Terjang Mobil yang Sedang Melintas
-
Kok Bisa? Mobil di Ponorogo Tiba-Tiba Berada di Tengah-Tengah Sawah