Sri mengatakan, sebelumnya dia sempat tidak lolos. Saat itu, nilai ambang batas yang ditetapkan pemerintah terlalu tinggi. Hingga kemudian pemerintah memberikan kebijakan untuk menurunkan batas tersebut. Dia pun akhirnya lolos dengan capaian nilai di atas batas.
Tinggal di kawasan susah sinyal, membuat Sri mengalami beragam kesulitan saat mengakses internet untuk belajar demi persiapan tes P3K. Beruntung di sekolah ada jaringan WiFi yang bisa dia manfaatkan untuk mengunduh materi dan dipelajari sepulang mengajar.
"Kalau di rumah susah sinyal, biasanya saya download dulu materi dengan WiFi sekolah. Di rumah baru dipelajari," katanya.
Dari kisah hidupnya yang penuh lika liku, dirinya mengajak agar para guru honorer di Kabupaten Ngawi, yang mungkin senasib dengan dirinya agar tidak pantang menyerah.
Menurutnya, yang paling penting tetap ikhlas selama mengabdi sebagai pendidik. "Yang penting ikhlas saat mengajar, dan jangan pernah menyerah," kata Sri Hartuti.
Berita Terkait
-
Nestapa Guru Honorer di Ngawi, Tinggal Seatap dengan Kandang Kambing
-
Tak Bikin PR, Siswa Dipukuli Guru hingga Tewas
-
Guru Pukuli Murid hingga Tewas karena Tak Kerjakan PR, Sempat Sebut Korban Pura-pura Mati
-
Bejat! Guru di Medan Cabuli Siswinya, Begini Modusnya
-
Memalukan! Oknum Guru di Medan Diduga Cabuli Siswinya Ditangkap
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- Djarum Digeledah KPK, Publik Ramai Kaitkan dengan Isu Haji Isam dan DBS
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- Cara Cek KTP Kita Terdaftar di Pinjol Apa Saja?
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Gudang Siluman hingga Masuk Gang Sempit: Siasat Licik Penjual Miras di Surabaya Dibongkar Satpol PP
-
Cekcok Pagi Berujung Maut, Pria di Blitar Tewas Dihantam Gagang Cangkul Tetangga
-
Tebing 10 Meter di Lumajang Runtuh, Ayah dan Anak 9 Tahun Tewas Tertimbun
-
Dituding Jadi Imam Mahdi dan Bawa Kabur Rp1,3 Miliar, Figar Siap Lawan di Jalur Hukum
-
Sandera Bus Sendiri, Lepas Bus Lawan: Malam Horor Persebaya Diadili Bonek di GBT