Sementara pada anak dengan diabetes tipe 2, gejala serupa (3P) juga dialami namun disertai dengan adanya area kulit yang gelap, terutama di sekitar leher atau ketiak yang disebut dengan Acanthosis nigricans.
Hal lain yang membedakan diabetes tipe 2 dari tipe 1 adalah, anak cenderung memiliki tubuh yang gemuk hingga obesitas. Kondisi tubuh gemuk ini akibat dari pola makan tinggi gula (karbohidrat sederhana) namun insulin tidak memiliki kemampuan mumpuni dalam mengolah tingginya glukosa dari konsumsi gula berlebih itu.
Diabetes tipe 2 kerap disebut diabetes “dewasa”, karena anak-anak hampir tidak pernah mendapatkannya. Namun, dengan meningkatnya angka obesitas pada masa kanak-kanak, semakin banyak anak yang didiagnosis dengan diabetes tipe 2.
Salah satu teori menyebutkan gaya hidup dan pola makan menjadi faktor utama pemicu meningkatnya kasus diabetes tipe 2 pada anak-anak terutama pada masa pandemi.
Hal ini dipicu dari minimnya ruang gerak dan aktivitas anak, namun asupan pangan dengan indeks glikemik tinggi terus meningkat dan merangsang insulin keluar dalam waktu kronik. Faizi pun meminta para orang tua untuk bisa menjaga pola makan anak yang sehat dan tetap beraktivitas supaya terhindar dari diabetes tipe 2.
"Selain masalah berat badan atau gaya hidup, faktor risiko lain diabetes tipe 2 pada anak-anak termasuk genetik atau ada riwayat keluarga dengan diabetes," jelas Faizi.
Healthychildren juga menyebutkan ada faktor lain yang menyebabkan diabetes tipe 2 pada anak seperti dilahirkan dari ibu yang menderita diabetes saat hamil (diabetes gestasional), atau masalah medis lain yang memengaruhi cara tubuh menangani insulin.
Berita Terkait
-
Penglihatan Mata Kabur, Waspadai Salah Satu Tanda Penyakit Diabetes
-
Peringati Hari Diabetes Sedunia di Stasiun Tanah Abang
-
Lipatan hitam di Leher dan Ketiak Anak Tanda Diabetes? Ini Penjelasan Pakar
-
Hari Diabetes Sedunia, Pakar Soroti Rapot Merah Diabetes Anak di Indonesia
-
Mood Jelek Bikin Gula Darah Pengidap Diabetes Naik, Apa Kata Dokter?
Terpopuler
- 3 Moisturizer Kolagen untuk Kulit Keriput Usia 45 ke Atas, Bikin Wajah Kencang Sesuai Review
- 4 Parfum Aroma Teh di Alfamart yang Tahan Lama Sesuai Review, Harga Mulai Rp30 Ribuan
- Guruh Soekarnoputra Sakit Apa? Wafat di Usia 73 Tahun usai Dirawat Intensif
- Cari HP Samsung Murah? Ini 8 Galaxy A Series yang Layak Dipilih
Pilihan
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
-
Dramatis! Ubed Persembahkan Medali Emas Asian Games 2026 untuk Indonesia
-
Massa Buruh Mulai Padati Thamrin, Andi Gani Pimpin Langsung Aksi Tuntut Keadilan RUU Ketenagakerjaan
-
Bawa Kentongan Hingga Kenakan Topi Caping, Massa Hari Tani Nasional Mulai Padati Depan Gedung DPR
-
Hukuman Lebih Ringan, Pengadilan Tinggi DKI Jakarta Vonis Nadiem Makarim 9 Tahun Penjara
Terkini
-
Buntut 198 Siswa dan Guru Tumbang Usai Santap MBG, SPPG di Tulungagung Disetop 20 Hari
-
Pengedar Sabu Asal Madura Dicokok di Surabaya Demi Nyabu Gratis
-
Niat Tambah Nafkah Berujung Duka, Guru SDN 6 Kare Korban Tragedi KM Virgo Ditemukan Tewas
-
TP2DD Jatim Raih Penghargaan, Gubernur Khofifah Pastikan Digitalisasi Bermanfaat bagi Masyarakat
-
Putra Proklamator yang Rela Tidur di Gudang: Mengenang Kesahajaan Guruh Soekarnoputra