SuaraJatim.id - Info vaksin Surabaya Jumat 19 November 2021. Berdasarkan data dari Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 hingga Kamis (18/11/2021) pukul 12.00 WIB menunjukkan, ada penambahan 400 kasus baru Covid-19 dalam 24 jam terakhir.
Penambahan tersebut menyebabkan total kasus Covid-19 di Indonesia saat ini mencapai 4.252.345 terhitung sejak kasus pertama diumumkan Presiden Joko Widodo pada 2 Maret 2020. Sementara itu Vaksinasi COVID-19 di Surabaya masih terus digencarkan di sejumlah lokasi untuk mencapai kekebalan komunitas atau herd immunity.
Bagi warga Surabaya yang belum divaksin atau baru mendapatkan vaksin dosis pertama bisa segera mendatangi tempat vaksinasi.
Berikut lokasi vaksinasi di Surabaya pada Jumat, 19 November 2021 berdasarkan informasi dari instagram Dinas Kesehatan Surabaya @sehatsurabayaku:
1. Vaksin Corner (dosis 1 & 2)
Waktu: Jumat, 19 November 2021 (10.00-14.30 WIB)
Lokasi: WTC e-Mall lt.5
Jenis vaksin: Sinovac
Perayaratan: tanpa syarat domisili, minimal usia 12 tahun, FC KTP/KK, bagi dosis 2 membawa kartu vaksin 1 dan masa interval minimal 28 hari dari dosis 1.
Baca Juga: Mahfud Pastikan Rekomendasi Impor Kebutuhan Covid-19 Tidak Sembarangan
2. Puskesmas Kedungdoro (dosis 1 & 2)
Waktu: Jumat, 19 November 2021 (07.30-17.30 WIB)
Lokasi: Puskesmas Kedungdoro
Jenis vaksin: Sinovac
3. Vaksin in The Mall (dosis 1 & 2)
Waktu: Jumat, 19 November 2021 (10.00-14.30 WIB)
Lokasi: Lantai 3 (Depan MR. DIY)
Jenis vaksin: Sinovac
Perayaratan: minimal usia 12 tahun, FC KTP/KK, bagi dosis 2 membawa kartu vaksin 1, membawa bolpoin, pesrta daftar di lokasi
4. Vaksinasi Massal Booster Nakes (Dosis 3)
Waktu: Jumat, 19 November 2021 (Pukul 08.00-12.00 WIB)
Lokasi: Atlas Sport Club
Jenis vaksin: Moderna
Persyaratan: Membawa STR atau keterangan bekerja di faskes Surabaya, membawa FC KTP/KK, membawa kartu vaksin dosis 2 dan masa interval minimal 3 bulan dari dosis 2, membawa bolpoin.
5. Puskesmas Dr.Soetomo (dosis 1 & 2)
Waktu: Jumat, 19 November 2021 (10.00-14.30 WIB)
Lokasi: Puskesmas Dr. Soetomo
Jenis vaksin: Sinovac
Perayaratan: KTP Indonesia, minimal usia 12 tahun, FC KTP/KK, bagi dosis 2 membawa kartu vaksin 1 dan masa interval minimal 28 hari dari dosis 1, membawa bolpoin
6. Puskesmas Menur (dosis 2)
Waktu: Jumat, 19 November 2021 (08.00-11.00 WIB)
Lokasi: Pendopo Kelurahan Menur
Jenis vaksin: AstraZeneca (150 dosis)
Perayaratan: minimal usia 12 tahun, FC KTP/KK, bagi dosis 2 membawa kartu vaksin 1, membawa bolpoin.
7. Puskesmas Pucang Sewu (dosis 1 & 2)
Waktu: Jumat, 19 November 2021 (08.00-11.00 WIB)
Lokasi: Gedung Wanita Candra Kencama
Jenis vaksin: Sinovac
Perayaratan: minimal usia 12 tahun, FC KTP/KK, surat keterangan domisili, bagi dosis 2 membawa kartu vaksin 1 dan masa interval minimal 28 hari dari dosis 1, membawa bolpoin
8. Puskesmas Sawahan (dosis 1 & 2)
Waktu: Jumat, 19 November 2021 (08.00-11.00 WIB)
Lokasi: Puskesmas Sawahan dan Pustu Temon
Jenis vaksin: Sinovac
Perayaratan: KTP/domisili Kelurahan Sawahan atau Kelurahan Patemon, minimal usia 12 tahun, FC KTP/KK, bagi dosis 2 membawa kartu vaksin 1 dan masa interval minimal 28 hari dari dosis 1.
Kontributor : Muhammad Aris Munandar
Berita Terkait
-
Persis Solo vs Persebaya di Stadion Manahan, Polisi Siaga Penuh
-
Viral Cuitan 2022 yang Singgung Hantavirus 2026, Disebut Prediksi Masa Depan
-
Masakan Bu Rudy Dibawa ke Kafe Modern, Ada Nasi Cumi Hitam hingga Lidah Komplit
-
Ancaman Baru Setelah COVID? Argentina Dituding Jadi Sumber Wabah Hantavirus
-
Milos Raickovic Ungkap Makna Selebrasi Saat Persebaya Menang 4-0 atas PSBS Biak
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
Terkini
-
BRI Bayar Dividen Tunai Rp31,47 Triliun, Strategi Laba Tetap Berkelanjutan
-
Drama Penyekapan Lansia di Surabaya: Uang Rp2 Miliar Dikuras Kekasih Anaknya Sendiri
-
Peringatan Hardiknas di Grahadi, Gubernur Khofifah Puji Kreativitas Vokasi Jatim
-
Skandal Tagihan Hantu di RS Jember: Saat Dana BPJS Rakyat Digerogoti Diagnosa Palsu
-
Mafia Masuk PTN Terbongkar: 3 Dokter Aktif di Jatim Jadi Otak Sindikat Joki UTBK Beromzet Miliaran