SuaraJatim.id - Menjadi daya tarik tersendiri, Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Jatim eSport, yang diikuti oleh 1.000 peserta dari berbagai daerah tersebut, ternyata membutuhkan fisik bagus.
Hal ini disampaikan Ketua Harian KONI Jatim, M Nabil usai penutupan Kejurprov eSport di Grand City Surabaya, Minggu (28/11/2021).
Ia menjelaskan, yang penting dalam eSport adanya sosialisasi dan frekuensi yang sama, dimana eSport ini juga memberi dampak positif bagi kawula muda.
"Esport ini baru selesai mengikuti eksebisi di PON. Tapi kita melakukan penguatan-penguatan. Kan ini ada yang bentuk rekreasi, game ini hiburan, bentuk edukasi, melakukan pendidikan. Kita mengambil di prestasinya. Nanti yang akan dilakukan rekreasi Dispora yang melakukan," kata Nabil.
Baca Juga: Ribut 'Maju-Mundur' Muktamar NU, Ketua Ansor Jatim Kritisi Narasi Bernuansa Polarisasi
"Nanti kita akan bekerja sama latihan fisik di luar tanding mereka. Ini yang mesti harus ditangani, kalau hanya bermain saja, fisik dan psikis tidak dikelola akan menjadi masalah," ujarnya.
"Mesti diakomodir anak-anak semua, bagaimana sekolah fokus, latihan fokus. Fisinya juga. Ini kan adrenalin, ketegangan jantungnya, kalau fisiknya tidak maksimal nanti, termasuk gizinya," katanya menambahkan.
Senada dengan Nabil, Kadispora Jatim, Pulung Chausar setuju ide Nabil. Bahkan dia menyikapi stigma negatif orang tua jika anaknya bermain game. Ia meyakinkan, jika game tersebut bisa diwadahi hingga menjadi sebuah prestasi.
Pada prinsipnya, lanjut Pulung, harus disiplin. Anak harus mengerti kapan harus olahraga fisik, olahraga esport, hoby atau olahraga rekreasi.
"Sepanjang semuanya dilakuakan secara disiplin teratur semuanya, saya pikir orang tua akan mendukung. Kami dispora koni bahu membahu untuk mewadahi dan memfasilitasi semua kegiatan yang bersifat positif dari generasi muda, terutama generasi muda," kata Pulung.
Baca Juga: PWNU Jatim Edarkan Surat Keputusan Dukung Muktamar NU ke-34 17 Desember
Sementara Ketua Pelaksana Bryan Suwanto mengatakan, jika animo masyarakat untuk mengikuti eSport.
"Animonya sangat bagus, kita melihat atlet-atlet di Jatim punya wadah untuk unjuk diri berprestasi, antusias banyak. Pesertanya se-Jatim 350 tim dan total tembus 1.000 peserta. Antusiasme sangat bagus," ujarnya.
Bahkan, peserta e-Sport tidak hanya didominasi kota besar. Ini membuktikan banyak bakat terpendam.
"Mungkin selama ini mereka kurang ajang untuk menunjukkan prestasinya. Bahkan di daerah ini bisa juara, unjuk diri. Harapannya terus berkembang seperti bola salju yang terus bergulung," katanya.
Kontributor : Dimas Angga Perkasa
Berita Terkait
-
CEK FAKTA: Benarkah Undian Berhadiah Bank Jatim Daftar Lewat Tautan?
-
Hadapi Puncak Panen, Bulog Kanwil Jatim Optimalisasi Sarana Pengeringan dan Pengolahan
-
BJTM Catatkan Aset Rp 118 Triliun Sepanjang 2024
-
Ekonomi Rakyat Tak Baik-baik Saja Saat Ramadan, Said Abdullah Perintahkan Kepala Daerah Banteng Jatim Berbagi
-
Soal Dugaan Kredit Fiktif Rp569 Miliar, Bank Jatim Hormati Proses Hukum
Terpopuler
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Jika Lolos Babak Keempat, Timnas Indonesia Tak Bisa Jadi Tuan Rumah
- Pemain Keturunan Indonesia Statusnya Berubah Jadi WNI, Miliki Prestasi Mentereng
- Pemain Keturunan Indonesia Bikin Malu Raksasa Liga Jepang, Bakal Dipanggil Kluivert?
- Menghitung Ranking FIFA Timnas Indonesia Jika Menang, Imbang, atau Kalah Melawan China
Pilihan
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Meroket, Malaysia Semakin Ketinggalan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
-
Daftar Lengkap 180 Negara Perang Dagang Trump, Indonesia Kena Tarif 32 Persen
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
Terkini
-
Viral Video Detik-detik Longsor di Jalur Cangar Terjang Mobil yang Sedang Melintas
-
Kok Bisa? Mobil di Ponorogo Tiba-Tiba Berada di Tengah-Tengah Sawah
-
Miris! Istri di Blitar Dibacok Mantan Suami Saat Antarkan Anak ke Mertua
-
Mengatur Pola Makan Sehat Selama Lebaran, Ini Tips dari Dosen Gizi Universitas Airlangga
-
Antusiasme Tinggi, 75.483 Penumpang Gunakan Kereta Api pada Hari Pertama dan Kedua Lebaran 2025