SuaraJatim.id - Sebuah video yang memperlihatkan seorang polisi menerjang banjir demi mengevakuasi warga yang terdampak banjir di Kangean, Sumenep, Madura, Jawa Timur, viral di media sosial. Video tersebut pun sukses mencuri perhatian warganet.
Dalam video yang diunggah oleh akun Tiktok @fyplal_, terlihat seorang polisi berada di depan sejumlah warga saat banjir deras. Dia menjadi tameng agar warga bisa melewati banjir untuk segera dievakuasi.
Polisi tersebut membentangkan kedua tangannya ke belakang untuk dipegang oleh seorang polisi lainnya dan warga yang berada di belakangnya. Kemudian dia dan sejumlah warga membuat formasi seperti lingkaran dengan bergandengan tangan.
Sementara di dalam lingkaran tersebut terdapat sejumlah ibu-ibu yang berjalan pelan dan berpegangan kepada polisi tersebut.
Unggahan tersebut pun ramai komentar dari warganet. Tak sedikit yang memuji aksi polisi tersebut.
"ini baru polisi yang gue kenal," ujr Danti***
"mas bisri dan mas fais anggota polsek kangean sumenep semangat bertugas mantan di timsus narkoba," kata anak***
"ini polisi jalur prestasi, jadi benar2 amanah dalam tugsnya, mengayomi dana melindungi masyarakat," kata yen***
"Masyaallah, Plis Jangan Salah kan Profesi nya, Karena Kita tau di luar sana masih banyak orang" dengan profesi yg sama namun mereka Berhati Baik," ujar Cici***
Baca Juga: Viral Terjebak Badai Salju, Para Pelanggan Ini Dibebaskan Tidur di Kasur Pameran IKEA
"dri sini paham kn bahwa gag semua yg berseragam kelakuan nya kek si randy..sehat sll org2 baik,semoga allah sll melindungi ta semua," ujar Nurul***
"begitulah tutorial yg benar dlm menahan air saling bersatu gandengan," ucap fjr***
Sebelumnya diberitakan, bencana banjir melanda perkampungan warga di Kepulauan Kangean, Kecamatan Arjasa Sumenep, Jawa Timur, Minggu (5/12/2021), menyusul hujan deras yang terjadi di wilayah itu dalam dua hari terakhir.
Banjir yang melanda itu terjadi sekitar pukul 11.30 WIB dengan ketinggian genangan air antara 20 hingga 50 sentimeter.
Kontributor : Fisca Tanjung
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Desa di Kebumen Ini Ubah Limbah Jadi Rupiah
Pilihan
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
Terkini
-
Kronologi 8 Ribu Ekor Anak Ayam Mati Terpanggang di Blitar, Hangus Usai Blower Kandang Meledak!
-
Nasabah BRI Hati-hati, Terjadi Penipuan Pakai File APK di Batang!
-
Gubernur Khofifah Serahkan Apresiasi 100 Seniman, 20 Juru Pelihara Cagar Budaya, 46 Sertifikat WBTB
-
Buka Bersama di Masjid Nasional Al-Akbar Surabaya, Khofifah Apresiasi Izin Kampung Haji Indonesia
-
5 Fakta Viral Sound Horeg di Mojokerto Diprotes: Rusak Rumah Warga, Musik dari Sore Sampai Subuh