Jamaah di Masjid Jami' Al Amin di Desa Sumberwuluh, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang saat mengikuti sholat Jumat pertama pasca erupsi Gunung Semeru, Jumat (10/12/2021). [ANTARA/Fiqih Arfani]
"Tapi warga di dusun-dusun yang terdampak langsung itu lebih memprihatinkan. Semoga ujian ini bisa kami lewati bersama," ucapnya.
Menurut dia, hikmah utama yang bisa diambil dari ujian bencana awan panas guguran Gunung Semeru kali ini adalah memperingatkan agar masyarakat selalu mengingat dan berserah diri kepada Allah SWT.
"Ini untuk mengingatkan kita semua. Sebagai umat Islam, mari tingkatkan amal ibadah kita, mari perkuat aqidah kita dan lakukan apa yang diperintahkan Allah SWT," kata Abah Samsul, sapaannya.
Sumber: Antara
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Mencekam! 50 Pria diduga Tentara Datangi Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Rumah Jampidsus Febrie Adriansyah Dijaga Ketat Tentara Usai Polisi Geledah Kafe deClan Signature
Pilihan
-
BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi
-
BREAKING NEWS! KPK Dikabarkan OTT Bupati Sukoharjo dan Sejumlah Orang
-
Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
-
Mobil Dinas TNI Tabrak Tiang Rambu di Depan DPR, Polisi Duga Pengemudi Microsleep
-
Bantah Isu TNI 'Serbu' Polda Metro Usai Ramai Kasus Jampidsus, Kapuspen: Waspada Provokator!
Terkini
-
Tragis! Remaja Madiun Tewas Terjebak Lumpur Sungai Bengawan Solo
-
BRI Peduli Dukung Kelompok Wanita Tani Bogor Ubah Buah Pala Jadi Produk Bernilai Tinggi
-
Daftar Perjalanan Kereta Terdampak Kecelakaan KA Logawa
-
Skandal Biadab di Sampang: 27 Pria Gilir Gadis Usai Dicekoki Miras, 15 Pelaku Masih Gentayangan
-
Tragedi Berdarah di Parit Sawah: Misteri Luka Sayat di Leher Buyani yang Menggegerkan Sumenep