SuaraJatim.id - Malaikat diciptakan dari cahaya oleh Allah untuk melakukan tugas-tugas tertentu yang telah diberikan kepadanya oleh Allah SWT.
Malaikat dari alam malaikat merupakan bawahan dalam hierarki yang dipimpin oleh salah satu malaikat di surga tertinggi (Surga Firdaus).
Malaikat diciptakan dari cahaya arsy, dan jin diciptakan dari nyala api. Jumlah malaikat sangat banyak, tidak ada yang mengetahui ta’ala berfirman, "dan tidak ada yang mengetahui tentara Tuhanmu melainkan dia sendiri."(QS.Al Muddatsir:31)
Di antara para malaikat yang wajib setiap orang Islam ketahui sebagai salah satu Rukun Iman, berdasarkan Al-Qur’an, hadits dan kitab-kitab.
Lantas, bagaiman sifat dan wujud malaikat? Berikut penjelasannya.
1. Sifat Malaikat
Sifat-sifat malaikat yang diyakini oleh umat Islam sebagai berikut
- Selalu bertasbih siang dan malam tidak pernah berhenti.
- Suci dari sifat-sifat manusia dan jin, seperti hawa nafsu, lapar, sakit, makan, tidur, bercanda, berdebat dan lainnya.
- Selalu takut dan taat kepada Allah.
- Tidak pernah maksiat dan selalu mengamalkan apa saj yang diperintahkan-Nya.
- Mempunyai sifat malu.
- Bisa terganggu dengan bau tidak sedap, anjing dan patung.
- Tidak makan dan minum.
- Mampu mengubah wujudnya.
- Memiliki kekuatan dan kecepatan cahaya.
Malaikat tidak pernah lelah dalam melaksanakan apa-apa yang diperintahkan kepada mereka.
Sebagai makhluk ghaib, wujud malaikat dapat dilihat, didengar, diraba, dicium dan dirasakan oleh manusia, dengan kata lain tidak dapat dijangkau oleh panca indra, kecuali jika malaikat menampakan diri dalam rupa tertentu, seperti rupa manusia.
Baca Juga: Mengapa Kita Harus Mengimani Malaikat Allah SWT? Ini Penjelasannya
2. Wujud Malaikat
Wujud para malaikat telah dijabarkan didalam Al-Qur’an ada yang memiliki sayap sebanyak 2,3 dan 4. Surah Faathir 35:1 yang berbunyi:
“Segala puji bagi Allah Pencipta langit dan bumi, yang menjadikan malaikat sebagai utusan-utusan (untuk mengurus berbagai macam urusan) yang mempunyai saya, masing-masing (ada yang) dua, tiga, dan empat. Allah menambahkan pada ciptaan-Nya apa yang dikehendaki-Nya. Sesungguhnya Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu.”(Fatir 35:1).
Kemudian dalam beberapa hadits dikatakan bahwa Jibril memiliki 600 sayap, israfil memiliki 1200 sayap, dimana satu sayapnya menyamai 600 sayap Jibril dan yang terakhir dikatakan bahwa Hamalat al-‘Arsy memiliki 2400 sayap dimana sayapnya menyamai 1200 sayap Israfil.
Wujud malaikat mustahil dapat dilihat dengan mata telanjang, karena mata manusia tercipta dari unsur dasar tanah liat kering dari lumpur hitam yang diberi bentuk tidak akan mampu melihat wujud dari malaikat yang asalnya terdiri dari cahaya, hanya Nabi Muhammad yang mampu melihat wujud asli malaikat bahkan sampai dua kali.
Mereka bertambah tua ataupun muda, keadaan mereka sekarang sama persis ketika diciptakan.
Berita Terkait
-
Malaikat Israfil Sang Peniup Sangkakala Penanda Hari Kiamat
-
5 Contoh Pengamalan dari Iman Kepada Malaikat, Jangan Bersikap Sombong
-
Mengapa Kita Harus Mengimani Malaikat Allah SWT? Ini Penjelasannya
-
10 Sifat Malaikat yang Membedakannya dengan Manusia: Tidak Bernafsu dan Tak Pernah Lelah
-
Apa Saja Hikmah Beriman Kepada Malaikat yang Bisa Kita Rasakan?
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Harga Kulkas Mini 1 Pintu Termurah di Pasaran, Ini 3 Rekomendasinya Mulai Rp400 Ribuan
Pilihan
-
Massa Bikin Barikade di Jalan Palmerah Utara, Hadapi Polisi yang Tembakkan Gas Air Mata
-
Palmerah Dihujani Gas Air Mata oleh Polisi, Massa Terus Melawan
-
Dua Sepeda Motor yang Dibakar Massa di Pos Polisi Pejompongan Diduga Milik Intel
-
Sepeda Motor Dibakar Dekat Pos Polisi Pejompongan, Bentrok Pecah
-
Tolak MBG dan Kopdes, FMN: Anggaran Hanya Lari ke Prabowo dan Kroni-kroninya!
Terkini
-
Muktamar ke-35 NU Teguhkan Taawun, Kemandirian Umat dan Persatuan Bangsa
-
Buka Muktamar ke-35 NU, Prabowo Subianto: Saya Tak Ikut Campur
-
Di Tengah Tarik-Menarik Muktamar ke-35 NU, Nama Gus Kikin Menguat: Dari Tebuireng untuk Nahdliyin
-
Tagih Utang ke Gus Yahya, Presiden Prabowo: Beri Saya Kartu NU, Saya Datang Lagi!
-
Gus Yahya Tegaskan NU Tak Bisa Jalan Sendiri, Harus Perkuat Kerja Sama dengan Pemerintah