SuaraJatim.id - Polisi terus mendalami kasus dugaan vaksin booster ilegal di Surabaya, Jawa Timur. Terkini, korps seragam cokelat itu memeriksa tiga lokasi yang disebut-sebut sebagai tempat digelarnya vaksinasi Covid-19 tersebut.
Pasca heboh vaksinasi ilegal di Surabaya, tim khusus yang dibentuk oleh jajaran kepolisian menyebut telah melakukan pemeriksaan di tiga lokasi yang dijadikan sebagai tempat pelaksanaan vaksinasi booster ilegal.
Kasi Humas Polrestabes Surabaya, Kompol M Fakih menjelaskan, tim khusus melakukan penyelidikan dugaan adanya vaksinasi tahap ketiga secara ilegal tersebut.
“Akhirnya kami dari Reskrim menyelidiki di tempat-tempat yang diduga (tempat vaksin booster) baik dari video maupun youtube,” kata Fakih mengutip dari Beritajatim.com --jejaring media Suara.com, Kamis (6/1/2022).
Tim khusus, lanjut dia, telah meminta keterangan dari pemilik gedung. Namun, belum ada bukti apapun yang didapat dalam pemeriksaan di tiga lokasi yang diduga sebagai tempat vaksinasi booster ilegal tersebut.
“Sementara ini yang kami mintai keterangan, itu yang pemilik tempat yang dipinjam untuk vaksin tersebut,” imbuhnya.
Ia menambahkan, korban dari penyelenggaraan vaksinasi booster ilegal tersebut juga belum dimintai keterangan oleh penyidik.
“Sementara korban kita belum (periksa),” jelasnya.
Kendati demikian, Kompol Fakih penyelidikan terus terus berlangsung dan akan memanggil orang-orang yang diduga terlibat vaksinasi Covid-19 secara ilegal itu.
Baca Juga: KIPI Minta Pemerintah Daerah Tidak Paksa Warga Berpenyakit Tertentu Disuntik Vaksin
“Sementara kita dalami dulu untuk yang kita panggil itu mengarah ke mana dan siapa,” ujar dia.
Sebelumnya diberitakan, Polda Jatim dan Polrestabes Surabaya tengah melakukan penyelidikan terkait beredarnya vaksin booster ilegal yang ada di Surabaya. Hal tersebut disampaikan oleh Kapolda Jawa Timur, Irjen Nico Afinta, Rabu (05/01/2022).
Berdasarkan informasi yang terhimpun, vaksinasi tersebut dilakukan dengan cara menyebar undangan via pesan singkat whatsapp oleh orang berinisial Y. Lokasi vaksinasi pun dilakukan secara sembunyi – sembunyi di lantai dua salah satu gudang ekspedisi di Jalan Biliton dan kafe di Jalan Kapasari. Menanggapi hal tersebut, Kapolda Jatim sedang membentuk tim khusus bersama dengan Polrestabes Surabaya untuk menangkap pelaku.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- Djarum Digeledah KPK, Publik Ramai Kaitkan dengan Isu Haji Isam dan DBS
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 Shio Paling Beruntung 29 Oktober 2026: Bisnis Lancar dan Finansial Aman
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Gudang Siluman hingga Masuk Gang Sempit: Siasat Licik Penjual Miras di Surabaya Dibongkar Satpol PP
-
Cekcok Pagi Berujung Maut, Pria di Blitar Tewas Dihantam Gagang Cangkul Tetangga
-
Tebing 10 Meter di Lumajang Runtuh, Ayah dan Anak 9 Tahun Tewas Tertimbun
-
Dituding Jadi Imam Mahdi dan Bawa Kabur Rp1,3 Miliar, Figar Siap Lawan di Jalur Hukum
-
Sandera Bus Sendiri, Lepas Bus Lawan: Malam Horor Persebaya Diadili Bonek di GBT