SuaraJatim.id - Demi hobi yang dicintai, orang rela mengeluarkan uang berapa pun nominalnya. Seperti yang dilakukan Wawan Priyanto (43) warga Kota Mojokerto, Jawa Timur.
Pria sehari-hari sebagai penjual sandal ini membangun pagupon alias kandang burung dara hingga mengahabiskan dana senilai Rp60 juta.
Kiplik sapaan akrabnya ini mulai membangun pagupon berbahan besi dan lantai bordes mobil di belakang rumahnya sejak 2017. Rumah burung dibangun di lahan yang luasnya 3x6 meter persegi.
Dijelaskannya, pagupon berbahan besi dianggap lebih tahan lama ketimbang pagubon konvensional terbuat dari kayu dan bambu bernilai Rp2 juta.
"Namanya hobi, mau gimana lagi. Saya suka melihara dara kentong dari tahun 2015. Sekarang beranak pinak makin banyak, kalau pakai pagupon bahan kayu dan bambu cepat rusak. Dari pada bikin-bikin terus, mending pakai besi lebih kokoh," ujarnya, mengutip dari Jatimnet.com --jejaring Suara.com, Kamis (6/1/2022).
Pagupon tersebut kini mampu menampung 50 jodoh (pasangan) atau 100 ekor burung dara. Belum termasuk puluhan piyek atau anakan burung dara kentong yang ada di dasar bangunan berwarna merah itu.
Ratusan burung dara kentong indukan itu sengaja dirawatnya dan diberi fasilitas cukup mewah. Sebab, nantinya anakan atau piyek yang dihasilkan bisa dijual dengan harga mulai Rp200 ribu sampai Rp5 juta per ekor.
"Selain hobi merawat, saya memang suka ikut lomba. Nantinya kalau pasangan yang ikut lomba menang, otomatis piyek-nya dicari orang. Jadi bisa dijual ke sesama penghobi," ucap ayah dari empat anak ini
Hobi mahalnya ini mendapat dukungan dari sang istri, Kurnia (39). Ia mengaku rela suaminya menyisihkan pendapatan keluarga untuk membangun pagupon dengan harga cukup fantastis daripada melakukan hal-hal yang tidak baik.
Baca Juga: Lestarikan Endemik Langka, Gus Muhaimin: Komunitas Burung Kicau Patut Diapresiasi
"Saya enggak papa lah nyisihin dikit-dikit buat bangun, daripada main perempuan, mending main dara saja. Terus tetap tanggungjawab sama keluarga juga itu penting," ucapnya sembari tersenyum.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dapat Warisan PR Karhutla, Menko Polkam Dudung Siap Terjun Langsung ke Lokasi
- 4 Rekomendasi Pelembap Viva untuk Kulit Kering, Bantu Perbaiki Skin Barrier
- Aliran Minyak di Selat Hormuz Sudah Normal, Mengapa Harga BBM Masih Mahal?
- Selamat Tinggal Kevin Diks, Cabut Lebih Cepat dari Skuad Timnas Indonesia Usai Juara
- 8 Sneakers Lokal Paling Nyaman dan Modis untuk Gaya Harian, Mulai Rp200 Ribuan
Pilihan
-
Polisi Dalami Dugaan Pemalsuan Suket Pendidikan Gibran
-
PDI Perjuangan: Gibran Lebih Baik Mundur dari Wapres
-
Satgas PKH Pamer Tumpukan Duit Rp13 Triliun Hasil Penyelamataan Keuangan Negara di Hadapan Prabowo
-
Nama Puan Disebut Jadi Pengganti Gibran, Begini Respons Ketua DPR
-
Disaksikan Andi Gani dan Perwakilan Buruh, DPR Resmi Sahkan RUU Perlindungan Ketenagakerjaan Jadi UU
Terkini
-
Putusan MK Kelar, Polemik Pendidikan Gibran Bergeser ke Ujian Kepercayaan Publik
-
Santap Sate Ayam Pahit dan Kecut, 27 Siswa SMPN 1 Mojoanyar Tumbang Usai Makan MBG
-
Dugaan Kekerasan Mantan Kepala SMPN 18 Malang Naik Penyidikan, Ada Tiga Laporan Polisi
-
BRI Junio dan Mobile Legends: Bang Bang Hadirkan Kartu Debit Edisi Khusus untuk Nasabah
-
Perjalanan Pulang ke Madura Berujung Duka: Xenia Hantam Truk di Tol Jomo, Satu Penumpang Tewas