-
Wagub Emil pastikan bantuan sesuai tingkat kerusakan bangunan warga.
-
Pemprov Jatim koordinasi dengan BPBD lakukan pendataan menyeluruh.
-
Warga diminta tenang mengikuti informasi resmi pemerintah setempat.
SuaraJatim.id - Gempa Pacitan menjadi perhatian serius Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Pemprov Jatim). Wakil Gubernur, Emil Elestianto Dardak, memastikan penanganan bagi warga terdampak dilakukan sesuai mekanisme yang berlaku agar bantuan tepat sasaran.
Emil turun langsung ke lapangan untuk melihat kondisi riil masyarakat. Ia menegaskan setiap kerusakan akan dihitung secara terukur sebagai dasar penyaluran dukungan dari pemerintah.
Usai meninjau lokasi terdampak Gempa Pacitan, Emil menyampaikan bahwa klasifikasi kerusakan akan menentukan bentuk intervensi yang diberikan. Pemerintah, kata dia, mengedepankan ketepatan data sebelum bantuan digulirkan.
"Penanganan dampak bencana kami pastikan akan dilakukan berdasarkan tingkat kerusakan agar bantuan yang diberikan tepat sasaran," kata Wagub Emil, Sabtu (7/2/2026).
Dalam kunjungannya, Emil mendatangi salah satu rumah warga di Desa Menadi, Kecamatan Pacitan. Ia melihat langsung kondisi bangunan serta dampak yang ditimbulkan gempa terhadap struktur rumah masyarakat.
Dari hasil peninjauan itu, ia menyebut kerusakan yang terjadi akan diklasifikasikan sesuai kategori ringan, sedang, hingga berat. Pengelompokan tersebut nantinya menjadi rujukan utama dalam proses penyaluran bantuan.
Emil juga menegaskan Pemerintah Provinsi Jawa Timur akan terus berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Pacitan serta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD). Kerja bersama ini dilakukan terutama dalam proses pendataan serta tindak lanjut penanganan warga.
Menurut Emil, sinergi antarinstansi menjadi kunci agar pemulihan berlangsung cepat dan terukur. Dengan koordinasi yang rapi, kebutuhan dasar masyarakat diharapkan bisa segera terpenuhi.
Selain memastikan langkah pemerintah, Emil turut mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan. Warga diminta memantau kondisi bangunan tempat tinggal, terutama rumah yang berpotensi mengalami kerusakan lanjutan setelah gempa.
"Masyarakat diharapkan tetap tenang dan mengikuti informasi resmi dari pemerintah serta lembaga berwenang," ujarnya.
Sementara itu, BPBD Pacitan mencatat sejumlah bangunan warga mengalami kerusakan akibat gempa yang berpusat di wilayah perairan selatan Jawa Timur. Hingga kini, petugas masih terus melakukan pendataan serta asesmen di berbagai titik terdampak.
Hasil asesmen tersebut akan menjadi dasar dalam menentukan langkah berikutnya, baik dalam penanganan darurat maupun dukungan lanjutan bagi warga. Pemerintah memastikan proses berjalan sesuai prosedur agar pemulihan pascabencana Gempa Pacitan dapat dilakukan dengan tepat. (Antara).
Berita Terkait
-
Respons Modus 'Surat Mundur', Wagub Jatim Minta Inspektorat Dalami Kasus OTT Bupati Tulungagung
-
Gempa Pacitan M 6,2 Termasuk Jenis Gempa Apa? Jika Tembus M 7,0 Berpotensi Tsunami
-
Update Terbaru: Ini Daftar Rumah Sakit yang Menampung 40 Korban Luka Akibat Gempa Pacitan di DIY
-
Gempa Pacitan Disebut Berada di Zona Megathrust, Pakar Tegaskan Tak Berdampak ke Sesar Opak di DIY
-
Panik Gempa Dini Hari, Belasan Warga Bantul Luka-luka Akibat Terbentur saat Selamatkan Diri
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
3 Kali Dihantam Ombak, Nakhoda Tenggelam di Perairan Tanjungsari Pasuruan Ditemukan Tewas
-
Jeritan UMKM Probolinggo di Tengah Pemadaman Listrik Bergilir
-
Sembunyikan Sabu di Area Vital, Wanita Ini Tak Berkutik di Tangan Petugas Lapas Surabaya
-
Gara-gara Beda Baju, 2 Pemuda di Surabaya Dikeroyok Kelompok Perguruan Silat
-
KADIN Surabaya Geram Listrik Byar Pet Sudah 2 Minggu: UMKM Rugi Besar