SuaraJatim.id - Seorang kepala desa di Kabupaten Pasuruan diduga melakukan penyerobotan tanah negara milik PU Bina Marga SDA Provinsi Jawa Timur. Si kades telah menjalani pemeriksaan Unit Tipikor Polres Pasuruan.
Adalah Kepala Desa Nogosari Wahyudi yang diperiksa kepolisian setempat terkait dugaan penyerobotan tanah tersebut. Badan Pemusyawaratan Desa (BPD) Nogosari turut dimintai keterangan.
Kanit Tipikor Polres Pasuruan, Iptu Wachid S Arief membenarkan adanya pemeriksaan tersebut.
“Benar kita panggil Kades dan Ketua BPD Nogosari untuk diperiksa,” katanya mengutip dari Beritajatim.com -- jejaring Suara.com, Sabtu (8/1/2022).
Pemeriksaan ini, lanjut dia, terkait dugaan aset Negara yang dikuasi pemerintah desa setempat. Selain itu, pihaknya juga menelusuri adanya indikasi penyelewengan sewa aset milik Desa Nogosari yang disewakan ke pihak ketiga.
“Ini baru tahap pengumpulan data dan bahan keterangan (pulbaket). Selebihnya saya tidak bisa komentar apapun,” imbuhnya.
Sementara itu, Kades Nogosari, Wahyudi membenarkan dirinya bersama Ketua BPD dipanggil Unit Tipikor Polres Pasuruan.
Dijelaskannya, bahwa lahan berupa tanah aset SDA Provinsi Jatim sudah diajukan kepemilikan ke BPN Pasuruan.
“Sudah kita ajukan kepemilikan ke BPN. Dasarnya ya leter C yang kita buat. Dan sekarang bukti kepemilikan hak pakai sudah jadi. Milik aset desa Nogosari. Jika dipersoalan iya silahkan saja,” jelasmya.
Baca Juga: Ketua Komisi III DPRD Kota Pasuruan Ditahan Kasus Penipuan
Hasil sewa lahan tersebut, lanjut dia, digunakan untuk membayar semua utang pemerintah desa. Sehingga masih belum masuk ke PAD atau pendapatan desa.
“Hasil sewa tidak kita masukkan ke PAD desa. Karena Pemdes masih punya tanggungan hutang ke toko bangunan saat membangun lahan itu,” dalihnya.
Ia menegaskan, tahun ini hasil sewa lahan seluas 1.800 meter persegi itu dimasukkan ke Badan Usaha Milik Desa (Bumdes).
Berita Terkait
Terpopuler
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
- Beredar 24 Nama Terseret Kasus BGN, Kuasa Hukum Sony Sonjaya: Nama Itu Sudah Diserahkan ke Penyidik
Pilihan
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
-
Mahasiswa Belum Muncul, Begini Kondisi Terkini Bundaran HI Jelang Aksi 12 Juni
-
Harry de Fretes Bagikan Kabar Haji Bolot Meninggal, Keluarga: Hoaks, Itu Orang Kurang Kerjaan
Terkini
-
BRI Umumkan Buyback Saham di Tengah Gejolak Pasar, Fokus Tingkatkan Nilai Pemegang Saham
-
Apes! Niat Kencan Lewat Aplikasi OMI, Remaja Blitar Malah Masuk Jebakan Komplotan Pemeras
-
Tangis Pecah di Tepian Bengawan Solo, Santri Ngawi Hilang Ditelan Arus
-
BRI: Pertumbuhan DPK 11,40% Cerminkan Kepercayaan Publik yang Kuat
-
Istri Pergi Beli Makan, Kakek di Ngawi Tewas Terjebak Kobaran Api di Rumah