SuaraJatim.id - Kepolisian Resort Kota Banyuwangi menetapkan tiga tersangka kasus hiburan stripstis atau tari telanjang di salah satu kafe dan karaoke di kawasan Jajag, Kecamatan Gambiran.
Para tersangka, yakni dua orang pengelola kafe berinisial B dan J. Kemudian inisial I selaku muncikari.
Diberitakan sebelumnya, Polresta Banyuwangi menggerebek kafe diduga memberikan layanan tarian striptis kepada pelanggan, Kamis (13/1/2022).
Sebanyak 15 orang diamankan dalam penggerebekan tersebut. Diketahui ada dua penari striptis, satu diantaranya masih di bawah umur.
Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol Nasrun Pasaribu mengatakan, ketiga tersangka bakal dijerat pasal berlapis terkait pornografi dan perdagangan anak di bawah umur.
"Dua pengelola dan satu lagi adalah mami (muncikari) kita tetapkan sebagai tersangka. Ada 2 pasal yang kita terapkan. Pornografi dan perdagangan anak dibawah umur," kata Nasrun Pasaribu, seperti diberitakan Suarajatimpost.com --jejaring media Suara.com, Minggu (16/1/2022).
Berdasal hasil pemeriksaan, layanan tari striptis itu dipator tarif Rp 700 ribu. Muncikari berperan sebagai makelar atau yang mencarikan wanita penari striptis.
"Dari hasil tarian striptis itu para tersangka meminta bagian sebesar 15 persen. Bila tidak ada pesanan tarian erotis, para ladies companion (LC) hanya akan menemani karaoke dengan tarif per jam Rp 100 ribu," tandasnya.
Kombes Nasrun menambahkan, dua penari striptis berstatus korban.
Baca Juga: 2 Gadis di Bawah Umur Telanjang Menari Striptis di Rumah Karaoke Banyuwangi
"Masih kita dalami pemeriksaan terhadap korban. Kenapa kita sebut korban ya karena mereka yang dijual," ujar Nasrun.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Pengakuan Lengkap Santriwati Korban Pencabulan Kiai Ashari di Lingkungan Pesantren Pati
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 5 HP Terbaru 2026 untuk Budget di Bawah Rp3 Juta, Ada yang Support 5G dan NFC
- 7 Sepatu Lari Lokal untuk Jalan Jauh dan Daily Run Mulai Rp100 Ribuan, Tak Kalah dari Hoka
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
5 Mahasiswi UNU Blitar Jadi Korban Pelecehan Dosen di Kelas
-
Pengasuh di Tulungagung Culik Bayi 17 Bulan, Tertangkap Saat Hendak Seberangi Selat Sunda
-
7 Santri di Surabaya Jadi Korban Bejat Guru Ngaji
-
Dijual Rp400 Juta: Horor Penyekapan Warga Jepang di Markas Scamming Surabaya
-
Teka-teki Kerangka Manusia Mengering di Area Tambak Surabaya