SuaraJatim.id - Seorang pengamen kedapatan ngamuk-ngamuk dan melontarkan kata-kata kotor gara-gara tidak diberi uang oleh wisatawan yang ada di wisata Taman Brantas, Kediri, Jawa Timur.
Peristiwa tersebut berhasil terekam dalam unggahan video di akun instagram @terangmedia.
Dalam video terlihat dua orang pemuda yang diketahui pengamen sedang berada di Taman Brantas Kediri. Salah seorang pengamen tersebut tampak ngamuk-ngamuk sembari melontarkan kata-kata kotor kepada wisatawan.
Seorang temannya berusaha menarik pemuda tersebut agar tidak membuat onar. Namun dirinya justru ditampik oleh pemuda tersebut hingga terjatuh.
Dia bahkan terlihat berjalan menghampiri wisatawan yang berada di atas bukit sambil mengeluarkan kata-kata kotor.
Tak lama, beberapa warga pun turun menghampiri pemuda tersebut. Salah seorang warga bahkan terlihat memberi bogem mentah kepada pemuda itu.
Warga kemudian mengerumuni pemuda tersebut. Seorang warga tampak menendang pemuda tersebut.
Unggahan itu pun ramai komentar dari warganet. Beberapa di antaranya mengatakan jika pemuda tersebut sedang mabuk.
"Kok cuma satu yang mukul, yang lain gak bantu. coba bantuin kawannya, saling bantu membantu itu baik," ujar @dani***
Baca Juga: Rekam Makanan Ala-Ala, Sang Anak Bikin Syok Lempar Sesuatu Tepat Sasaran: Auto Gagal Estetik
"Ya akhirnya si pengamen dikasih Bogem Mentah. gitu dong kan ada hasilnya Nyanyi ," kata @rolan***
"Itu kan ada sungai kenapa gak dimanfaatin," ucap @prabo***
"Setidaknya hargai sedikit usaha mereka untuk mencari makan," timpal @rahmad***
"Makanya kasih woy, yaelah kasih gocap aje pelit amat," ujar @indah***
"Pernah nyantai daerah situ emang banyak yang ngamen," kata @galfin***
"Pasti lagi mabok," ucap @lia***
"Serem doang pengamen nya, berani ko sama seorang wanita," ujar @iksa***
"Lagi mabok makanya berani die," ujar @addy***
"Lempar aja ke sungai ,lagi mabok itu dia ,biar hilang mabok nya lempar ke sungai aja, mungkin insya allah sembuh dan besok pasti masuk koran, dengan tulisan pengamen tenggelam akibat mabuk air sungai," ujar @masri***.
Kontributor : Fisca Tanjung
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Desa di Kebumen Ini Ubah Limbah Jadi Rupiah
Pilihan
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
-
Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
Terkini
-
Kronologi 8 Ribu Ekor Anak Ayam Mati Terpanggang di Blitar, Hangus Usai Blower Kandang Meledak!
-
Nasabah BRI Hati-hati, Terjadi Penipuan Pakai File APK di Batang!
-
Gubernur Khofifah Serahkan Apresiasi 100 Seniman, 20 Juru Pelihara Cagar Budaya, 46 Sertifikat WBTB
-
Buka Bersama di Masjid Nasional Al-Akbar Surabaya, Khofifah Apresiasi Izin Kampung Haji Indonesia
-
5 Fakta Viral Sound Horeg di Mojokerto Diprotes: Rusak Rumah Warga, Musik dari Sore Sampai Subuh