SuaraJatim.id - Sebuah kejadian lucu dialami oleh seorang santriwati di Pondok Pesantren (ponpes) Roudlotul Muta'abbidin, Solokuro, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur.
Bagaimana tidak, kepala santriwati tersebut terjepit di dalam meja belajar yang terbuat dari kayu. Aksi penyelamatannya pun direkam oleh temannya dan kini viral di media sosial.
Video penyelamatan tersebut dibagikan oleh akun TikTok @oviefari.
"Keseruan di pondok itu tak akan terlupakan," tulis keterangan di dalam video.
Dalam video berdurasi pendek tersebut, terlihat seorang santriwati mengenakan pakaian berwarna hitam tengah berbaring di lantai. Yang menjadi perhatian, kepala santriwati tersebut rupanya terperangkap di dalam meja belajar kayu berwarna ungu.
Sementara teman-teman yang lain berkerumun di dekat santriwati tersebut. Seorang cewek tampak membawa gelas berisi air putih.
Dua orang pria yang diduga pengurus ponpes mereka pun tampak berusaha mengeluarkan kepala santriwati tersebut. Seorang pria bahkan sampai membawa gergaji.
Dengan penuh hati-hati salah satu pengurus ponpes menggergaji salah satu kaki meja agar tidak mengenai santriwati tersebut. Akhirnya, setelah dibantu dua pengurus ponpes itu, kepala santriwati itu bisa keluar dari kolong meja tanpa mengalami luka. Hal itu terlihat salam video lain yang diunggah oleh akun yang sama.
Unggahan tersebut pun mendapat beragam komentar dari warganet. Tak sedikit yang heran bagaimana kepala santriwati tersebut bisa sampai masuk kolong meja.
Baca Juga: Emak-Emak Zumba Tak Mau Kalah Lihat Geng Cewek Bikin Video Dance, Aksinya Bikin Ngakak
"Ntah apa lah, kok bisa masuk situ? abis main apa sampe bisa masuk situ. kalau anak kecil ngerti, ini santri, kelakuan ntah apa-apa bikin malu," ujar pusa***
"Temannya antara mau ketawa atau bingung kok bisa," kata siti***
"Bisa masuk gabisa keluar," ucap lisna***
"Obat gabut bisa bikin ketawa," ujar ratu***
"Kok bisa sih kalian di pondok juga belajar sulap, itu nggak sakit tapi malunya nggak kira-kira," kata adin***
"Kalau di pondok ada masalah itu gak pernah ada ketegangan tapi reflek penuh dengan hiburan, panik pun hilang dengan keseruan di sekitarnya," kata sity***
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Makan Siang Terakhir di Coban Gede: Keriangan 9 Pelajar SMKN 1 Gempol Berujung Tragedi
-
Maut di Balik Pintu Terkunci: Misteri Tewasnya Wanita Jombang di Kamar Kos Putat Jaya Surabaya
-
Menyabung Nyawa di Aliran Lahar: Kisah Hendra, Petugas Sensus Ekonomi di Kaki Semeru
-
Mau Ajukan Kartu Kredit Online? Kenali 4 Pilihan Kartu Kredit Bank Mega dan Keunggulannya
-
Didesak Mahasiswa, Dua Universitas di Jember Ogah Tanda Tangan Penolakan SPPG di Kampus