- Sembilan siswa SMKN 1 Gempol merayakan kelulusan di Sungai Coban Gede, Pasuruan, pada Kamis, 25 Juni 2026.
- Seorang siswa bernama Nizam sempat tenggelam, namun rekan-rekannya gagal menyadari bahwa Willy terseret arus sungai tersebut.
- Tim gabungan menemukan jenazah Willy di dasar sungai dalam kondisi meninggal dunia pada pukul 21.30 WIB malam.
SuaraJatim.id - Keriangan sembilan pelajar SMKN 1 Gempol menguap dalam sekejap, berganti dengan jerit histeris di Sungai Coban Gede, Desa Kepulungan, Pasuruan.
Kamis (25/6/2026) siang, Aan, Mira, Ferdi, Manda, Risky, Aldo, Ilham, Nizam, dan Willy berkumpul untuk merajut kenangan.
Setelah selesai makan bersama, suasana gerah memicu ide spontan untuk menceburkan diri ke dalam jernihnya aliran sungai. Namun, air yang terlihat tenang itu ternyata menyimpan pusaran maut.
Tragedi bermula saat Nizam tiba-tiba kehilangan kendali. Ia tersedot arus bawah yang kuat dan mulai tenggelam. Dalam kepanikan yang luar biasa, rekan-rekannya berfokus menyelamatkan Nizam.
Mereka berhasil, meski Nizam ditemukan dalam kondisi kritis dan harus segera dilarikan ke Puskesmas Kepulungan. Namun, di tengah kemelut tersebut, tak ada yang menyadari satu sosok telah menghilang.
Willy, salah satu dari mereka, luput dari pandangan saat arus bawah sungai yang ganas menyeret tubuhnya ke dalam palung sungai yang dalam.
Begitu laporan masuk, suasana sunyi Desa Kepulungan mendadak riuh oleh raungan sirine. Puluhan personel gabungan dari BASARNAS, BPBD, hingga relawan lintas instansi dikerahkan.
Pencarian bukan perkara mudah. Palung sungai yang dalam dan minimnya peralatan keselamatan di lokasi awal menjadi tantangan besar.
"Proses pencarian melibatkan sinergi lintas instansi. Kami melakukan penyisiran intensif selama berjam-jam sejak korban dinyatakan hilang kontak," ujar Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Pasuruan, Sugeng Hariyadi dikutip dari beritajatim.com--jaringan Suara.com.
Baca Juga: Jebol di Siang Bolong: Tahanan Narkoba Rutan Bangil Kabur Lompat Tembok
Cahaya senter menyisir permukaan air di tengah kegelapan malam yang mencekam. Baru pada pukul 21.30 WIB, titik persembunyian jasad Willy di dasar sungai terdeteksi. Pemuda itu ditemukan sudah tak bernyawa.
Tag
Berita Terkait
-
Jebol di Siang Bolong: Tahanan Narkoba Rutan Bangil Kabur Lompat Tembok
-
3 Kali Dihantam Ombak, Nakhoda Tenggelam di Perairan Tanjungsari Pasuruan Ditemukan Tewas
-
Bukan Sekadar Bangunan, Sekolah Rakyat Pasuruan Hadir dengan Fasilitas Mewah dan Ramah Disabilitas
-
Nyamar Jadi Lia di Telegram, Guru SMK di Kediri Cabuli Siswa Sendiri
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Dituding Ikut Demo Bayaran dan Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
Terkini
-
Kursi Terdakwa Kosong: Pelarian Tahanan Bikin Sidang Narkoba di Bangil Terancam Kandas
-
Geger Penemuan Granat Nanas Aktif di Rumah Purnawirawan TNI Blitar
-
Makan Siang Terakhir di Coban Gede: Keriangan 9 Pelajar SMKN 1 Gempol Berujung Tragedi
-
Maut di Balik Pintu Terkunci: Misteri Tewasnya Wanita Jombang di Kamar Kos Putat Jaya Surabaya
-
Menyabung Nyawa di Aliran Lahar: Kisah Hendra, Petugas Sensus Ekonomi di Kaki Semeru