SuaraJatim.id - Pilpres 2024 bisa dibilang tidak lama lagi. Sejumlah nama besar terus memperkenalkan dirinya maju pada suksesi presiden RI lima tahun sekali itu.
Salah satunya Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartanto. Di Jawa Timur, banyak baliho Airlangga bertebaran di kota-kota besar. Ia juga terus dinarasikan maju sebagai capres oleh kader-kadernya di tingkat daerah.
Misalnya Ketua DPD I Partai Golkar Jatim M Sarmuji. Ia menyinggung nama Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa yang cocok bila dipasangkan dengan Airlangga.
Sarmuji menilai warga Jawa Timur patut berbangga jika Gubernur Khofifah Indar Parawansa dipercaya sebagai pasangan Airlangga Hartarto di Pemilihan Presiden 2024.
"Tentu menjadi kebanggaan warga Jatim jika ada orang Jatim digandeng Pak Airlangga," ujarnya seperti dikutip dari Antara, Sabtu (29/01/2022).
Foto Ketua Umum DPP Partai Golkar yang juga Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto berpasangan dengan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa beredar di sejumlah videotron di Surabaya. Pada tampilan gambar tersebut disertai tagline harapan kader Golkar dan warga Jatim.
Beberapa videotron tampak terlihat di beberapa titik di Kota Pahlawan, seperti di Jalan Indragiri, Jalan Mayjen Sungkono, Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Jalan Basuki Rahmat, JPO Jalan Pemuda, dan di depan Kebun Binatang Surabaya (KBS) di Jalan Diponegoro.
Sarmuji mengaku tidak mengetahui siapa yang telah memasang gambar tersebut, namun diperkirakan berasal dari aspirasi sebagian kader atau pihak yang menginginkan Airlangga Hartarto diduetkan dengan Khofifah Indar Parawansa.
"Menurut kami di Partai Golkar, gambar Pak Airlangga dan Bu Khofifah sah-sah saja. Apalagi itu berasal dari aspirasi warga Jatim," ucap dia.
Baca Juga: Banyak Videotron di Surabaya Tampilkan Airlangga Gandeng Khofifah, Bagaimana Reaksi Golkar?
Politikus muda yang juga anggota DPR RI tersebut bahkan menegaskan akan mencari tahu siapa pihak yang sengaja memasang foto pasangan Airlangga-Khofifah.
"Saya tidak tahu, ini gerakan apa dan ujungnya bagaimana. Tapi nanti saya cari tahu siapa yang memasang," kata Sarmuji yang juga Ketua Umum Keluarga Alumni Universitas Jember (KAUJE) tersebut.
Sebelumnya, Pengamat Politik asal Universitas Trunojoyo Madura Surokim Abdussalam menilai adanya foto tersebut termasuk bagian dari ikhtiar menuju Pemilihan Presiden 2024.
Peneliti senior Surabaya Survey Center (SSC) tersebut berpendapat sukarelawan atau kelompok-kelompok tertentu ingin "mengetes ombak" untuk melihat sejauh mana respons publik terkait dengan bakal pasangan calon pada Pilpres mendatang.
Tag
Berita Terkait
-
Banyak Videotron di Surabaya Tampilkan Airlangga Gandeng Khofifah, Bagaimana Reaksi Golkar?
-
Usai Salat Jumat Kelompok Tani Deklarasikan Dukung Anies Baswedan Untuk Pilpres 2024
-
Wow! Ganjar Pranowo Masuk Capres Favorit Warga NU, Warganet: Cak Imin Full Cemberut?
-
Serangan DBD di Jatim Capai 1.220 Kasus, Khofifah Imbau Warga Tak Panik
-
Masuk Bursa Pilpres 2024, Respons Prabowo Saat Ditanya Bikin Gemas
Terpopuler
- Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
- Panitia Batalkan Undang Raffi Ahmad di GSI Youth Fest Hero Summit
- Prestasi Kinclong Netty Rosdiana Siagian: Mundur dari Polri, Tak Sejalan dengan Hati Nurani
- Kenapa Raffi Ahmad Diboikot? Ini Kronologi Acara Sumpah Pemuda sampai Rans Carnival Sepi
- Sejumlah Jenderal Diperiksa Propam, Ini Respons Mabes
Pilihan
-
Konser Andrea Bocelli di JIExpo Ricuh: Massa Bakar Pembatas Jalan, Wartawan Terhantam Batu
-
Jenderal Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo
-
Tak Perlu Bongkar Kitab, Muhammadiyah Bikin AI Khusus ChatHPT untuk Jawab Persoalan Agama
-
Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
-
Gempa M 5,5 Guncang Laut Barat Laut Tanimbar, Getaran Terasa hingga Saumlaki
Terkini
-
Tiga Anggota Polri Jadi Tersangka Penyadapan Ilegal, Irwasum Tegaskan Bukan Kebijakan Institusi
-
Petani Sawit Berpotensi Keluar dari Sistem RSPO Jika Pendapatan Terus Menurun
-
BPBD Kabupaten Malang Tangani Banjir dan Longsor di Sejumlah Kecamatan
-
Banjir dan Longsor Terjang Malang Selatan, Sejumlah Akses Jalan Terputus
-
Longsor Rusak Pagar dan Plengsengan SDN 2 Pandean Trenggalek