SuaraJatim.id - Menyeruak dugaan pemotongan Bantuan Operasional Pendidikan (BOP) Kabupaten Bangkalan tahun anggaran 2020. Dugaan praktik 'sunat' bantuan pemerintah itu ditelisik kejaksaan setempat.
Menurut Balitbang Depdiknas, bantuan operasional pendidikan (BOP) adalah program pemerintah untuk penyediaan pendaan biaya personalia bagi satuan pendidikan. miskin di tingkat pendidikan dasar dari beban biaya operasional sekolah dan pendidikan, baik di sekolah negeri maupun sekolah swasta.
Melansir Beritajatim.com, salah satu penerima BOP mengaku hanya mendapatkan bantuan sebesar Rp 7 juta. Dugaan pemotongan tersebut dilakukan oleh oknum koordinator pendamping di setiap kecamatan. Tidak tanggung-tanggung, pemotongan diduga sebesar 30 persen.
Salah satu penerima BOP yang menolak namanya disebut mengungkapkan, pemotongan itu sangat merugikan.
“Kami hanya menerima Rp 7 juta. Dan kami kaget pemotongan dilakukan tanpa koordinasi sebelumnya. Sehingga kami para merasa dirugikan,” katanya.
Terpisah, kasi Intel Kejari Bangkalan Deddy Frangky membenarkan adanya dugaan pemotongan program BOP. Diakui, kasus tersebut ada yang melaporkan. Sehingga kejaksaan saat ini sedang mendalami laporan itu.
“Saat ini masih proses penyelidikan. Kami masih mendalami dugaan pemotongan bantuan. Jika terbukti ada tindakan melawan hukum akan kami tindak lanjuti,” ucapnya.
Dia mengungkapkan, beberapa saksi sudah diperiksa. Sejumlah pihak akan diperiksa secara bergiliran, termasuk penerima.
Baca Juga: Gubernur Jabar Ridwan Kamil Dukung Syaikhona Kholil Bangkalan Jadi Pahlawan Nasional
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil dan Pekerjaan Jhon LBF, Siap Bantu Ruben Onsu Bayar Kerugian Rp3,5 M
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- 3 Shio yang Menarik Keberuntungan Sepanjang September 2026, Hoki Sebulan Penuh
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
- 5 Pilihan Rice Cooker Panci Keramik yang Awet, Tahan Gores, dan Mudah Dibersihkan
Pilihan
-
Sempat Serukan Serang Hercules! Admin Akun Pemukiman Setan Ditangkap Polisi karena Molotov
-
Pidato Pertama Sebagai Ketua Umum PBNU, Gus Kikin Berseloroh: Baru Dua Jam Saja
-
Jalani Ritual di Danau Sunter, WNA Aljazair Dievakuasi Setelah Dirayu 3 Jam
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
Terkini
-
Aksi 'Duka' BEM SI Jatim di Grahadi: Sentil Anggaran Makan Bergizi Gratis di Tengah Bencana
-
Muktamar ke-35 NU Resmi Ditutup, Mekanisme Pemilihan Ketum PBNU Kini Berubah
-
Gus Kikin Ingin Gerak Cepat, Struktur Baru PBNU Ditargetkan Rampung Sebulan
-
Gus Yusuf Serukan NU Kembali Guyub Usai Muktamar: Tak Ada Lagi Kubu-kubuan
-
Pidato Pertama Sebagai Ketua Umum PBNU, Gus Kikin Berseloroh: Baru Dua Jam Saja