SuaraJatim.id - Beberapa waktu lalu sempat ribut ijazah Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko yang disebut-sebut palsu. Kabar tersebut belakangan diklarifikasi oleh Rektor Universitas Tri Tunggal Surabaya, Yudhi Hari Hendra Hardana.
Yudhi memastikan kalau izasah Sugiri Sancoko asli. Hal itu diungkapkannya usai Polda Jatim melakukan penyelidikan terkait dugaan ijazah palsu orang nomer satu di Ponorogo tersebut.
"Kami menjamin ijazah Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko sah menurut hukum. Sebagaimana dalam putusan PN Surabaya sampai Mahkamah Agung Yayasan yang kita kelola, atau saya sebagai rektor itu sah menurut hukum," kata Yudhi, Rabu (02/02/2022).
"Logo Universitas juga sah menurut hukum, hasil ijazah juga sah menurut hukum," katanya menambahkan seperti dikutip dari beritajatim.com jejaring media suara.com.
Adapun soal belum terdaftarnya di User Name Dikti Kopertis, menurut Rektor hal itu masih dalam proses. Sebab tiga tahun lalu, oleh Kopertis pihaknya diminta menyiapkan data-data alumni.
"Kan ada sengketa dua Yayasan, dua kampus dan dua rektor. Dan sudah ada keputusan hukumnya, dan kita sudah dinyatakan pemenang," katanya menegaskan.
Sejauh ini, kata rektor melanjutkan, pihak pelapor belum pernah konfirmasi dan klarifikasi kepada Universitas. Padahal seharusnya, klarifikasi lebih dahulu dilakukan kepada kampus.
"Dirjen Dikti juga sudah menerangkan apa yang diketahui, bahwa kita belum terdaftar. Mengapa demikian, karena memang ada problem hukum jika kita daftarkan untuk alumni," katanya.
"Karena ada latar belakang adanya dua perguruan tinggi yang sama, dua Yayasan dan dua Rektor. Jadi, saya sebagai Rektor menjamin dan menggaransi Ijazahnya sah," ujarnya menambahkan.
Baca Juga: Terpeleset saat Cari Pakan Ternak di Kebun, Samsuri Warga Ponorogo Tewas
Yudhi bahkan siap diproses secara hukum bila nanti ijazah tersebut dinyatakan tidak sah. Sebab problemnya bukan pada bupati, melainkan kepada kampusnya.
"Kalau ada apa-apa kita jamin bupatinya tidak salah. Rektor bertanggungjawab penuh. Mereka alumni saya, maka saya bertanggung jawab penuh atas ijazah yang diperoleh," katanya menegaskan.
Sebelumnya, dugaan ijazah palsu Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko saat ini masih dalam penyelidikan penyidik Kriminal Umum (Krimum) Polda Jatim. Korps Bhayangkara masih mengumpulkan bukti dan keterangan terkait adanya dugaan tersebut.
"Masih ditangani penyidik Krimum Polda Jatim," ujar Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Gatot Repli Handoko, Minggu (30/1/2022) lalu.
Ditambahkan Gatot, proses penyelidikan ini akan dinaikkan ke tingkat penyidikan apabila memang penyidik sudah menemukan alat bukti yang cukup atas dugaan perbuatan yang dilaporkan.
Saat ditanya bukti yang saat ini dikantongi penyidik? Gatot menegaskan bahwa itu adalah ranah penyidik dan tak bisa diungkap ke publik.
Berita Terkait
-
Terpeleset saat Cari Pakan Ternak di Kebun, Samsuri Warga Ponorogo Tewas
-
Mayat Perempuan Tanpa Identitas Ditemukan Tengkurap di Gasebo Alun-alun Ponorogo
-
Polda Jatim Terus Menyelisik Dugaan Ijazah Palsu Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko
-
Motor di Halaman Pondok Pesantren Ponorogo Dicolong Orang Saat Ditinggal Pemiliknya BAB ke Toilet
-
Rangkul Warga Desa Pomahan, Mahasiswa STKIP PGRI Ponorogo Jalankan Program Kerja KKNT
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Ekonomi Jatim Tumbuh Hampir 6%, Tertinggi Se-Jawa, Gubernur Khofifah: Bukti Ketahanan & Akselerasi
-
Mimpi ke Disneyland Jepang Sirna: Warga Surabaya Kena Tipu Travel Rugi Rp500 Juta
-
6 Jam Pelarian Menantu Sadis: Drama Penangkapan Pembunuh Mertua di Mojokerto
-
Kesaksian Tetangga: Mertua Dibantai Menantu Saat Masuk Rumah Lewat Pintu Belakang di Mojokerto
-
PGRI Jatim Murka, Lahan SD Aktif di Blitar Mau Digusur Demi KDMP