SuaraJatim.id - Sesosok mayat perempuan tanpa identitas ditemukan dalam posisi tengkurap di gasebo alun-alun Kabupaten Ponorogo Jawa Timur ( Jatim ).
Penemuan mayat ini sontak mengegerkan warga yang sedang beraktifitas pagi di alun-alun. Mereka yang berolahraga, bermain, tiba-tiba berkerumun menonton evakuasi mayat tersebut.
Polisi yang mendapat laporan dari warga itu segera bergegas menuju lokasi. Polisi nampak melakukan identifikasi lalu memasang garis polisi melingkari gasebo tersebut.
Menurut Kapolsekta Ponorogo AKP Haryokusbintoro, perempuan yang belum diketahui identitasnya ini perkiraan usianya 60 tahun.
"Tidak ditemukan identitas. Korban berjenis kelamin perempuan, diperkirakan berusia 60 tahun," kata Haryokusbintoro, seperti dikutip dari beritajatim.com jejaring media suara.com, Selasa (1/2/2022).
Haryokusbintoro mengatakan bahwa ciri-ciri mayat perempuan ini menggunakan baju warna biru kombinasi perak. Sementara untuk celananya berwarna ungu.
Berdasarkan keterangan saksi, perempuan tersebut adalah pemulung. Korban juga sudah biasa tidur di seputaran Alun-alun Ponorogo. "Korban ini pemulung yang sering tidur di seputaran Alun-alun," katanya.
Dari hasil olah TKP petugas kepolisian, tidak ada tanda-tanda penganiayaan di seluruh tubuh korban. Dugaan sementara korban mengalami sakit jantung.
Petugas juga mengamankan beberapa barang bukti. Yakni satu botol air mineral, sandal dan masker yang lokasinya tidak jauh dari korban.
Baca Juga: Polda Jatim Terus Menyelisik Dugaan Ijazah Palsu Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko
"Usai olah TKP, mayat perempuan ini kami bawa ke rumah sakit untuk pemeriksaan lebih lanjut," katanya menegaskan.
Berita Terkait
-
Polda Jatim Terus Menyelisik Dugaan Ijazah Palsu Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko
-
Motor di Halaman Pondok Pesantren Ponorogo Dicolong Orang Saat Ditinggal Pemiliknya BAB ke Toilet
-
Rangkul Warga Desa Pomahan, Mahasiswa STKIP PGRI Ponorogo Jalankan Program Kerja KKNT
-
Keluar Kamar Pas Jadi Terlihat Gembrot, Pria Mojokerto Ini Tertangkap Basah Simpan Baju Curian di Badan
-
Salut, Emak-emak Ponorogo Bagikan Ribuan Liter Minyak Goreng Usai Menang Arisan
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
Terkini
-
BRI Luncurkan Fitur Tebus Gadai di BRImo, Promo 10% Sampai Juni 2026
-
Pegang KTA Gatut Sunu Wibowo Tak Diakui Kader, Alasan Gerindra: Belum ikut Bimtek
-
Misteri Meledaknya Mesin Pengering di SPPG Ngawi: Saat Tombol 'Start' Mengubah Dapur Menjadi Petaka
-
Selamat Tinggal 'Zombi Digital': Sekolah di Jawa Timur Resmi Batasi Penggunaan Gadget
-
Cegah Dampak Negatif Digital, Pemprov Jatim Resmi Berlakukan Pembatasan Gadget di SMA/SMK/SLB