SuaraJatim.id - Teka-teki penemuan truk pengangkut pupuk bersubsidi jenis Ponska dan Urea seberat 6,2 ton di Blitar beberapa waktu lalu akhirnya terungkap.
Dengan berbagai upaya, kepolisian akhirnya menangkap dua orang penyuplai pupuk bersubsidi. Modusnya, salah satu pria mengaku sebagai anggota kelompok tani fiktif.
Hal ini disampaikan Kapolres Blitar, AKBP Adhitya Panji Anom. Ia mengatakan, dua tersangka itu berinisial ASB (39), warga Desa Sawentar Kecamatan Kanigoro dan SP (41) warga Desa Sumberboto Kecamatan Wonotirto Kabupaten Blitar.
"Berdasarkan data masuk, salah satu tersangka dalam kasus tersebut yakni SP (41) merupakan anggota kelompok tani aktif di wilayah Wonotirto," terang Panji seperti dikutip dari Suaraindonesia.co.id, jejaring media suara.com, Sabtu (12/02/2022).
Menurutnya, SP tega melakukan perbuatan yang tidak manusiawi ini lantaran demi rupiah. Ia membeli pupuk bersubsidi dari pemerintah kemudian dijual kembali kepada ASB dengan harga Rp 120.000 per sak.
"Sesuai keterangan yang didapatkan petugas, SP beli pupuk bersubsidi seharga Rp 120.000 per sak lalu dijual kembali kepada ASB warga Kanigoro dengan harga Rp 125.000 per sak," terangnya.
Selain itu, polisi juga berhasil mengamankan barang bukti berupa uang tunai sebesar Rp 15.000.000, 2 kendaraan truk Mitsubishi dan 6,2 ton pupuk jenis Phonska 20 sak serta Urea 100 sak.
Ia menambahkan, atas kejadian tersebut kedua tersangka kini mendekam di jeruji besi Polres Blitar dan masih dilakukan pemeriksaan secara mendalam oleh petugas.
Tag
Berita Terkait
-
Kasus Penyelundupan Pupuk Bersubsidi, Pemkab Banyuwangi Klaim Sudah Melakukan Pengawasan
-
Jalan Raya Rusak, Warga Blitar Kesal Akhirnya Tanami Pohon Pisang Sejauh 50 Meter
-
Pemain NBA Pesan Baju ke Pemilik Batik Merah Putih, Pengin Motif Ini
-
Truk Muatan Semen Hantam Jembatan di Ngawi, Polisi Telisik Kasus Penyelundupan Pupuk Bersubsidi di Pamekasan
-
Dugaan Penyelundupan Pupuk Bersubsidi di Banyuwangi, Aktivis Sebut Ulah Mafia
Terpopuler
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- 5 HP dengan Kamera Telefoto Terbaik untuk Konten Media Sosial
Pilihan
-
Mengejutkan! Ini Pesan Terakhir Wamen Imipas Silmy Karim Sebelum Dicari KPK Terkait OTT Imigrasi
-
Siasat Dadan Hindayana Cs Korupsi MBG: Pakai Yayasan Sendiri, Sedot Miliaran Rupiah Tiap Hari!
-
Momen Unik Penahanan Dadan Cs, Satu Tersangka Tertinggal Mobil Tahanan hingga 'Dikepung' Wartawan
-
Pakai Rompi Pink dan Diborgol, Kejagung Resmi Tahan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Cs
-
Drama 'Penjemputan' Dadan Hindayana Cs, Ada yang Sempat Lari ke Jabar
Terkini
-
Sore Berdarah di Sukorame: Jeritan Histeris Membuka Tabir Kematian Tragis Sang Pemasar
-
Masalah IPAL, Operasional 11 SPPG di Ponorogo Dihentikan
-
7 Tahun Beruntun Murid Jatim Diterima di PTN Tanpa Tes, Gubernur Khofifah: Bukti Kualitas Pendidikan
-
Kabel Listrik Putus Cabut Nyawa Gadis Remaja di Jalan Nasional Madiun
-
Mitsubishi Destinator Hadirkan SUV Keluarga Premium dengan Fitur Modern dan Performa Turbo Tangguh