SuaraJatim.id - Kepolisian sudah mengantongi identitas sejumlah anak muda yang menakuti pengguna jalan di MERR Surabaya dengan cara mengayun-ayunkan celurit.
Sebelumnya, video anak-anak muda ini sempat viral di media sosial. Mereka nampak berkelompok sambil mengayun-ayunkan celurit di Jalan MERR, tepatnya di dekat Universitas Dinamika.
Video mereka sempat ramai menjadi sorotan warganet setelah diunggah oleh akun Instagram @persebayasampekkiamat, Kamis (17/02/2022).
Warganet ramai-ramai membanjiri kolom komentarnya. Mereka mengecam aksi bar-bar sejumlah anak muda di Surabaya itu.
Menanggapi hal tersebut, Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Achmad Yusep Gunawan mengaku sudah memetakan titik rawan di Surabaya dan mengidentifikasi pelaku serta kelompok yang melakukan.
"Kelompok-kelompok telah kami identifikasi, kami sudah lakukan pengecekan dan patroli siber untuk mengungkap," ujarnya seperti dikutip dari beritajatim.com jejaring media suara.com, Kamis, (17/02/2022).
Yusep menambahkan, pihaknya telah berkoordinasi dengan pihak tokoh masyarakat dan Polsek jajaran untuk meredam aksi pemuda di Kota Surabaya yang merugikan masyarakat.
"Kami selalu berkoordinasi baik dengan Polsek jajaran, tokoh masyarakat, guru, dan kelompok pemuda untuk menjaga kondisi kota Surabaya agar kondusif," katanya.
Yusep menegaskan, pihaknya akan memperketat pembatasan ruang gerak dan meningkatkan patroli, baik patroli siber dan patroli jalanan yang setiap malam dilakukan anggotanya. Tak lupa, ia meminta kerjasama dari masyarakat untuk melaporkan kejadian-kejadian kriminal yang meresahkan.
Baca Juga: Garuda Indonesia Buka Rute Penerbangan Surabaya - Lombok
"Saya ucapkan juga terima kasih untuk warga Kota Surabaya yang sudah menginformasikan kepada kami aksi kriminal yang terjadi. Jangan sungkan untuk laporkan kepada kami. Pasti kami tindak tegas," katanya menegaskan.
Berita Terkait
-
Garuda Indonesia Buka Rute Penerbangan Surabaya - Lombok
-
Gol Ciro Alves Jadi yang Terbaik pada Januari, Pelatih Anggap Layak
-
Berniat Beli Donat, Pria Ini Terenyuh Lihat Bocah Penjualnya Sedang Salat di Trotoar
-
Terduga Pelaku Pembunuhan Warga Manukan Kulon Surabaya Tertangkap
-
Viral Aksi Bocil Mencoba Menggunting Air Keran, Warganet Salut: Rasa Ingin Tahunya Besar
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Makan Siang Terakhir di Coban Gede: Keriangan 9 Pelajar SMKN 1 Gempol Berujung Tragedi
-
Maut di Balik Pintu Terkunci: Misteri Tewasnya Wanita Jombang di Kamar Kos Putat Jaya Surabaya
-
Menyabung Nyawa di Aliran Lahar: Kisah Hendra, Petugas Sensus Ekonomi di Kaki Semeru
-
Mau Ajukan Kartu Kredit Online? Kenali 4 Pilihan Kartu Kredit Bank Mega dan Keunggulannya
-
Didesak Mahasiswa, Dua Universitas di Jember Ogah Tanda Tangan Penolakan SPPG di Kampus