SuaraJatim.id - Kompetisi Liga 3 kembali diwarnai kericuhan. Terbaru, pertandingan mempertemukan Persedikab Kediri Vs Maluku FC pada gelaran 32 besar di Stadion Brawijaya Kediri, Kamis (17/2/2022).
Laga Persedikab dan Maluku Fc itu berakhir dengan skor 3-2. Kericuhan terjadi pasca gol ketiga Persedikab Kediri pada menit ke-94. Kericuhan dimulai dari para pemain yang mengejar wasit pertandingan. Tensi kian memanas hingga para pemain dan ofisial tim Maluku Fc melakukan pemukulan kepada wasit.
Beruntung kericuhan yang terjadi tidak berkepanjangan, aparat keamanan dari TNI Polri segera melerai aksi tersebut.
Manajer Maluku FC, Saidna Syariful Azhar, mengatakan pihaknya bakal menerima hasil kekalahan tersebut. Namun, Maluku FC akan melayangkan protes atas dugaan ketidakadilan wasit yang memimpin pertandingan.
Menurutnya kericuhan ini diduga adanya kelebihan waktu pertandingan di Akhir babak kedua.
“Harusnya sudah selesai, sebelum terjadinya gol (ke-tiga),” ujarnya seperti diberitakan satukanal.com jejaring Suara.com, Kamis.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 HP Helio G99 Termurah di Awal Tahun 2026, Anti Lemot
- 6 Rekomendasi HP OPPO Murah dengan Performa Cepat, RAM 8 GB Mulai Rp2 Jutaan
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
Pilihan
-
Cek Fakta: Yaqut Cholil Qoumas Minta KPK Periksa Jokowi karena Uang Kuota Haji, Ini Faktanya
-
Hasil Akhir: Kalahkan Persija, Persib Bandung Juara Paruh Musim
-
Babak Pertama: Beckham Putra Bawa Persib Bandung Unggul atas Persija
-
Untuk Pengingat! Ini Daftar Korban Tewas Persib vs Persija: Tak Ada Bola Seharga Nyawa
-
Kriminalisasi Rasa Tersinggung: Mengadili Komedi 'Mens Rea' Pandji Pragiwaksono
Terkini
-
Kronologi Anak Terjepit Teralis Bangku di RSUD Jombang, Damkar Turun Tangan
-
Warga Keluhkan Parkir Liar di Tulungagung, Dipungut Rp 5 Ribu di Depan Hotel
-
Miris! Lansia Tokoh Masyarakat Cabuli Anak di Surabaya, Korban Diancam dan Diiming-imingi Jajan
-
Pacitan Diguncang 1.135 Gempa Sepanjang 2025, BPBD Ingatkan Kesiapsiagaan Warga
-
Kasus Napi Aniaya Napi di Lapas Blitar Berujung Maut, Korban Tewas Kritis dan Stroke Otak