SuaraJatim.id - Wilayah Magetan kemarin diterjang hujan lebat disertai angin kencang dan es. Bahkan di sejumlah titik saking kencangnya angin sampai menumbangkan pepohonan.
Salah satunya di kawasan Kecamatan Barat, Karangrejo dan Maospati. Puluhan pohon bertumbangan hingga menutup akses jalan raya setempat. Petugas BPBD sampai turun membersihkan pohon dan rating di jalanan.
Untuk hujan es sempat melanda kawasan Kecamatan Barat. Firman Sugiono (29) warga Kelurahan Mangge, Barat, sebelum hujan es sempat turun hujan deras disertai angin kencang selama 15 menit. Setelah itu turun hujan bercampur es sekitar 10 menit.
"Awalnya turun hujan deras dulu dibarengi angin kencang selama 15 menit. Setelah itu berhenti turun hujan lagi bercampur es sebesar kelereng kurang lebih 10 menit," katanya, seperti dikutip dari beritajatim.com jejaring media suara.com, Minggu (20/02/2022).
Dirinya merasa suasana mencekam karena es berukuran sebesar kelereng bisa membuat kaca kendaraan pecah maupun genteng asbes yang bisa rusak. Saat itu dirinya sempat mengabadikan dengan kamera ponselnya.
"Tidak tahu apakah ada genting atau kendaraan warga yang rusak. Mudah mudahan tidak ada korban jiwa maupun materiil," harapnya.
Sementara itu, hujan angin membuat pohon jenis tekik berukuran besar tumbang di Desa Jonggrang Kecamatan Barat menimpa teras milik Brenda, warga setempat. Kemudian pohon tumbang ke jalan di desa Maron dan Karangmojo Kecamatan Karangrejo menutup akses jalan Raya Maospati Ngawi.
"Pohon tumbang tersebut akibat tidak kuat menahan angin disertai curah hujan tinggi. Akibatnya pohon tumbang di beberapa titik," ujarnya.
"Seperti pada jalan Raya Maospati – Ngawi, tepatnya di desa Maron ini. Arus lalu lintas dilakukan bergantian," kata Eka Wahyudi Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Magetan, Minggu (20/02/2022).
Baca Juga: Hujan Es Terjadi di Patumbak dan Johor Selama 20 Menit
Selain itu, pohon jenis peru dengan diameter kurang lebih 25 cm menutup 100 persen Jalan Desa Karangmojo.
"Saat ini sedang kami tangani, kita bersihkan material pohon yang tumbang dengan gergaji mesin. Tidak ada korban jiwa, kalo kerugian masih kita data," katanya menegaskan.
Berita Terkait
-
Hujan Es Terjadi di Patumbak dan Johor Selama 20 Menit
-
Pohon Tumbang hingga Banjir di 10 Kapanewon di Bantul, Kerugian Puluhan Juta
-
Prakiraan Cuaca Kalbar, Jumat 18 Februari, Berikut Daftar Wilayah Kategori Waspada Cuaca Ekstrim
-
Peringatan BPBD, Cuaca Buruk Berpotensi Landa Wilayah Madura Hari Ini
-
Terungkap Modus Korupsi Kades Kalangketi Magetan hingga Rugikan Keuangan Negara Ratusan Juta Rupiah
Terpopuler
- 2 Sabun Cuci Muka Wardah Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- OJK Respon Isu Dirut MNC Dicekal Usai Keterangan Kontroversial Jusuf Hamka
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- Bau Babi di Kapal ASDP Tuai Keluhan Penumpang, Pemerhati Usul Kapal Khusus Ternak dari APBN
- Penyekapan 10 Calon ART Gegerkan Surabaya, Pemkot Segel Penampungan di Kedung Anyar
Pilihan
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
-
Kebakaran Hutan di Toraja Utara Hanguskan Kuburan Leluhur
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
Terkini
-
Angin Kencang Terjang Bondowoso, 4 Rumah Rusak dan Kerugian Capai Rp25 Juta
-
Tinggalkan Hotel Demi Jemput Istri Sah, Motif Cemburu di Balik Jagal Ibu dan Balita di Madiun
-
Buyback BRI Berlanjut, Aset Tumbuh 11,7% pada Semester I 2026
-
Perselisihan di Hotel Diduga Jadi Motif Pembunuhan Ibu dan Anak di Madiun
-
Terkam CCTV! Perawat Puskesmas Kwanyar Laporkan Kades ke Polisi atas Dugaan Penganiayaan