SuaraJatim.id - Deman yang dialami siswa SD Negeri 9 Patokan, Kabupaten Situbondo, Jawa Timur usai vaksinasi Covid-19 dipastikan bukan kejadian ikutan pasca-imunisasi (KIPI) .
"Pasien saat ini sedang dirawat di ICU. Jadi, sebenarnya dari kesimpulan hari ini, pasien (anak SD) ini bukan akibat dari vaksinasi COVID-19," ujar Direktur RSUD dr. Abdoer Rahem Kabupaten Situbondo dr. Roekmi, mengutip dari Antara, Rabu (23/2/2022).
Dijelaskannya, siswa kelas tiga SD berinisial HMS itu mengalami kelainan alergi karena mengonsumsi obat-obatan sejak usia satu tahun sampai sekarang. Jika tidak mengonsumsi obat maka kulitnya akan melepuh. Hal itu berdasar pengkajian tim dokter.
Dengan mengonsumsi obat-obatan sejak umur satu tahun, kata Roekmi, akan banyak dampak yang ditimbulkan, di antaranya keropos tulang, kelemahan fungsi otot, dan kulitnya menjadi tipis.
"Kami juga lakukan pemeriksaan laboratorium, ternyata fungsi livernya meningkat sangat tinggi," ucapnya.
Sebelumnya, HMS, siswa SD Negeri 9 Patokan, Kecamatan Situbondo, dirujuk ke RSUD dr. Abdoer Rahem setelah tiga hari usai disuntik vaksin COVID-19 di sekolahnya mengalami demam.
Ketua RT 01/RW 04 Kelurahan Patokan Holilul Rahman mengatakan bahwa HMS mengalami sakit demam dan lemas usai disuntik vaksin di sekolahnya pada Kamis, 17 Februari 2022.
Setelah pulang dari sekolah usai divaksin, HMS mengeluhkan demam dan pusing serta kaki kirinya tidak bisa digerakkan.
Melihat kondisi siswa kelas tiga SD itu, pihak keluarga kemudian membawa HMS ke rumah sakit untuk mendapat perawatan.
Baca Juga: Polres Situbondo Luruskan Kabar 29 Anggotanya Terpapar Omicron
Berita Terkait
Terpopuler
- Bagaimana Cara Cek NIK Terindikasi Judol atau Tidak? Begini Langkah Mudahnya
- 25 Ribu Penerima Bansos di Sulsel Terindikasi Judol
- Buruh di Jogja Geruduk Kantor Gubernur DIY, Tantang Sultan Buktikan Keistimewaan untuk Pekerja
- Khofifah dan Emil Hadiri Pameran Tunggal Lukisan SBY, Apresiasi Karya Presiden ke-6 RI
- 3 Fakta Gila Usai Persib Bandung Kalahkan FC Seoul: Tumbangkan Ranking 26 Asia
Pilihan
-
Akhirnya Buka Suara Usai KPK Usut Korupsi di ATR/BPN, Ini Penjelasan Lengkap Nusron Wahid
-
Pria yang Tendang Perempuan di Senayan City Ditangkap Polisi!
-
Usut Dugaan Korupsi KSO Pertamina EP, Kejagung Geledah Kantor Setda hingga Bapenda Kota Bekasi
-
Mekkah Diserang Houthi, Kemlu Minta WNI Hati-hati di Arab Saudi
-
Dari Aceh hingga Nusa Tenggara, Membaca Peta Ancaman Megathrust Indonesia
Terkini
-
Program 3 Juta Rumah Bergulir, BRI Perkuat Kolaborasi Ekosistem Perumahan
-
Pesta Bahagia Seketika Jadi Jerit Tangis: Truk Rem Blong Terjang Hajatan di Lumajang, 1 Tewas
-
Persaingan Ketat di Tengah Persebaya Jadi Energi Positif Gledson Paixao
-
Dua Sesar Aktif Membelah Surabaya, Ancaman yang Tak Bisa Diprediksi
-
Sehari Sebelum Dilantik, Rektor UINSA Mangkir Panggilan Jaksa Terkait Dugaan Pungli Dosen Rp897 Juta