SuaraJatim.id - Minibus berpenumpang rombongan wisata dari Pondok Pesantren Sidoarjo kecelakaan tunggal di Jalan Tembus Cemoro Sewu Sarangan, Magetan, Jumat (11/3/2022). Sebanyak 22 orang dilaporkan terluka akibat insiden tersebut.
Informasi yang terhimpun, tiga korban telah dirujuk ke RSUD dr. Sayidiman karena menderita luka berat, termasuk sopir.
Ali Mustofa salah satu penumpang menuturkan sebelum kecelakaan terjadi dirinya sedang tidur, sehingga tidak tahu persis kronologisnya. Ketika terbangun, badannya sudah tertimpa penumpang para santri tersebut. Ali menerita luka-luka pada lutut kanannya.
”Katanya karena remnya tidak berfungsi. Jadi, saat hendak menikung menuju arah Sarangan, rem tidak berfungsi sehingga menabrak pembatas jalan. Setelah saya sadar saya keluar, merangkak usai memecah pintu depan,” kata Ali usai menjalani perawatan di Puskesmas Plaosan, Magetan, mengutip dari Beritajatim.com, Jumat (11/3/2022).
Sementara, itu M. Alif Nasrudin, salah seorang guru mengungkapkan, tujuan wisata ke Waterpark Karanganyar kemudian juga berencana silaturahmi ke Ponpes Al Fatah Temboro.
”Total kami menggunakan lima kendaraan. Tiga Elf dan dua Evalia. Tidak ada korban jiwa, tapi ada tiga orang yang dirujuk ke RSUD dr Sayidiman karena luka cukup parah,” kata Alif.
Berita Terkait
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
Terkini
-
Gubernur Khofifah dan Dubes Yaman Bahas Penguatan Kerja Sama Pendidikan, Perdagangan & Kebudayaan
-
Detik-detik Cak Ji Gerebek Rumah Ratu Arisan Bodong Surabaya: Keluarga Nyaris Diamuk Biduan
-
Berpura-pura Jadi Turis: Siasat Licin Haji 'Jalur Belakang' Terbongkar di Bandara Juanda
-
Mobil Dilarang Melintas di Bendungan Lahor Mulai 1 Agustus, Ini Alasannya
-
Fakta di Balik Bayi yang Dibuang di Teras Warga: Pelakunya Pasangan Pelajar SMP dan SMA di Jombang