SuaraJatim.id - Perbaikan jembatan ambles di Kabupaten Lamongan Jawa Timur dipastikan rampung H-10 Lebaran atau Idul Fitri, supaya arus lalu lintas jalur Pantura kembali normal.
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa secara khusus ingin memastikan bahwa ada langkah-langkah teknis yang telah dilakukan untuk percepatan revitalisasi jembatan yang menghubungkan antar-kabupaten jalur poros pantura Tuban, Lamongan, Gresik, dan Surabaya tersebut.
"Kami berupaya maksimal untuk percepatan revitalisasi jembatan ini agar H-10 Lebaran jembatan ini sudah bisa difungsikan kembali seperti sedia kala," katanya, seperti diberitakan Antara, Jumat (1/4/2022).
Khofifah juga berkoordinasi dengan Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jawa Timur-Bali dan berkoordinasi untuk pengalihan arus lalu lintas agar bisa menjaga pasokan logistik.
"Kendaraan (logistik) yang melewati jembatan ini bukan hanya untuk masyarakat Jawa Timur, tapi juga logistik untuk masyarakat Bali, NTB dan Indonesia Timur yang dibawa melalui Tanjung Perak," katanya.
Sementara itu, berdasarkan identifikasi kerusakan, terjadi patah pada lima girder dengan lebar segmen yang ambles, yaitu lebar 9,05 m dan panjang 25,8 m.
Selain itu, kerusakan juga ditemukan pada struktur atas posisi tengah bentang girder jembatan yang mengalami keruntuhan.
Khofifah meminta kepada masyarakat agar bersabar terkait proses revitalisasi yang tengah dilakukan, dan mengimbau masyarakat mematuhi rekayasa lalu lintas yang telah dibuat agar pengerjaan perbaikan jembatan lebih cepat terlaksana.
"Insyaallah 10 hari sebelum Lebaran sudah siap dan bisa digunakan kembali. Kami mohon doanya, kita semua mudah-mudahan lancar dan bisa memberikan layanan kembali sebaik mungkin untuk seluruh masyarakat," kata Khofifah.
Kronologi amblesnya Jembatan Ngaglik di Lamongan terjadi pada Selasa, 29 Maret 2022 pada pukul 14.00 WIB, karena adanya truk gandeng yang melintas dengan muatan berlebih pada ruas jembatan tersebut.
Berita Terkait
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina
- Konser Andrea Bocelli di Borobudur Tetap Digelar, KIBBM Siapkan Tablig Akbar Penolakan
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Pendampingan Tim Patriot Brawijaya Bikin Warga Klamono-Segun Mandiri
-
Dua Kos di Surabaya Jadi Tempat Simpan Sabu, Pengedar Raup Untung Rp500 Ribu per Gram
-
Gudang Siluman hingga Masuk Gang Sempit: Siasat Licik Penjual Miras di Surabaya Dibongkar Satpol PP
-
Cekcok Pagi Berujung Maut, Pria di Blitar Tewas Dihantam Gagang Cangkul Tetangga
-
Tebing 10 Meter di Lumajang Runtuh, Ayah dan Anak 9 Tahun Tewas Tertimbun