SuaraJatim.id - Sudah 20 jam lebih tim melakukan pencarian jenazah Ahmad Bintang Arvinno (10), bocah asal Desa Mangunrejo Kecamatan/Kabupaten Ngawi Jawa Timur yang diduga hilang di Bengawan Madiun.
Vinno diketahui terpeleset dan hanyut di Bengawan Madiun kemarin malam saat bermain bersama teman-temannya di sekitar bengawan. Menurut salah satu temannya, Vinno tersesat lalu terpeleset dan jatuh ke sungai kemudian hilang.
Sampai saat ini tim gabungan kepolisian bersama Tim SAR gabungan terus melakukan penyisiran di bibir sungai berikut menerjunkan enam perahu karet untuk melakukan manuver di sungai.
Seperti dijelaskan Kasat Samapta Polres Ngawi AKP Jumianto Nugroho, pihaknya bersama 150 anggota relawan gabungan masih terus melakukan pencarian.
"Kami masih terus mencari. Sejak kemarin malam sampai saat ini. Sampai pukul 12.41 WIB belum ada tanda-tanda Vinno ditemukan," kata Nugroho seperti dikutip dari beritajatim.com jejaring media suara.com, Kamis (7/4/2022).
Pihaknya sudah melakukan sejauh 10 kilometer dari lokasi terjatuhnya Vino ke sungai. Penyisiran via jalur darat dan jalur air itu juga sudah dilakukan.
Pun, para regu penyelamat juga menilik ke lokasi-lokasi yang memungkinkan ada sesuatu tersangkut dan juga kemungkinan adanya muara air.
"Saat ini posko masih kami buka. Jika memang tak segera ditemukan kami akan berkoordinasi dengan Basarnas dan BPBD Ngawi. Tentu kami berharap Vinno segera ditemukan," kata Nugroho.
Untuk diketahui Ahmad Bintabg Arvinno (10) diduga terpeleset dan hanyut di Bengawan Madiun masuk desa Mangunharjo, Kecamatan/ Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, Rabu (6/4/2022) pukul 16.00
Baca Juga: Bintang Jatuh Tercemplung Sungai di Ngawi, Polisi dan Warga Sedang Mencarinya
Bocah kelas V SD warga setempat dilaporkan hilang usai bermain di sekitar sungai bersama empat orang teman sebayanya menjelang berbuka puasa.
Orang tuanya sempat bingung mencari, sementara empat orang temannya sempat tak mau menceritakan kejadian yang mereka lihat karena takut.
Namun, usai warga berupaya menenangkan bocah-bocah teman sebaya Vino, salah satu dari mereka mau bercerita. Bahwa, Vino terpeleset di sungai dan tercebur.
Teman-temannya hendak menolong dengan mencari kayu di sekitar sungai, namun saat mereka kembali, Vinno sudah hanyut.
Warga sekitar dan pihak kepolisian melakukan pencarian mulai malam hari pukul 18.00 WIB dan masih belum ditemukan hingga Kamis siang.
Berita Terkait
-
Bintang Jatuh Tercemplung Sungai di Ngawi, Polisi dan Warga Sedang Mencarinya
-
Sorotan Berita di Jatim Kemarin, Jalan Rusak di Lamongan, Begal Gentayangan, Sampai Remaja Pamer Kelamin di Ngawi
-
Edan! Puasa-puasa Pemuda di Ngawi Pamer Kelamin ke Cewek Pegawai Frozen Food, Aksinya Terekam CCTV
-
Beralaskan Springbed Rusak, Kakek Pemulung Ini Tinggal di Kolong Jembatan Menghadap Sungai
-
Pemulung Tinggal di Kolong Jembatan Ngawi, Warganet: Ada Dua Kemungkinan Pasca Viral, Dibantu Pemkab atau Diusir Satpol
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
Terkini
-
BRI Luncurkan Fitur Tebus Gadai di BRImo, Promo 10% Sampai Juni 2026
-
Pegang KTA Gatut Sunu Wibowo Tak Diakui Kader, Alasan Gerindra: Belum ikut Bimtek
-
Misteri Meledaknya Mesin Pengering di SPPG Ngawi: Saat Tombol 'Start' Mengubah Dapur Menjadi Petaka
-
Selamat Tinggal 'Zombi Digital': Sekolah di Jawa Timur Resmi Batasi Penggunaan Gadget
-
Cegah Dampak Negatif Digital, Pemprov Jatim Resmi Berlakukan Pembatasan Gadget di SMA/SMK/SLB