SuaraJatim.id - Politikus PDI Perjuangan Jawa Timur Eddy Tarmidji Widjaja melaporkan perusahaan berinisial M O di Kota Surabaya atas dugaan penyalahgunaan nama baik Ketua DPR RI sekaligus Ketua DPP PDIP Puan Maharani ke Polda Jatim.
"Jelas ini sangat merugikan kami sebagai kader partai. Apalagi tercantum nomor seluler saya pada video konten YouTube tersebut. Makanya kemarin (19/4), kami melaporkannya ke Polda Jatim," kata Wakil Ketua Bidang Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata DPD PDI Perjuangan Jawa Timur Eddy Tarmidji Widjaja dalam siaran persnya seperti dikutip dari Antara, Rabu (20/4/2022).
Saat melapor ke Polda Jatim, Eddy didampingi Advokat Tomuan Hutagaol dan Nanang Sutrisno dari Badan Bantuan Hukum dan Advokasi Rakyat DPD PDI Perjuangan Jatim. Eddy diterima di Bagian Pengaduan Unit 1 Subdit V Siber Ditreskrimsus Polda Jatim.
Menurut eddy, kreator konten YouTube yang dibuat perusahaan berinisial M O berkantor di Gedung Vosa Tower Lantai 20 di Jalan HR Muhammad, Surabaya, itu tidak hanya merugikan dirinya namun juga Ketua DPR RI Puan Maharani.
Eddy menjelaskan konten yang mengusung tagline "We Change the World, yang lemah dikuatkan, yang miskin dikayakan, yang terjerat hutang riba dikayakan" tersebut menjanjikan bantuan sebesar Rp1 miliar bagi pelaku UMKM muda.
Bantuan tersebut, lanjut dia, dengan syarat membuat video konten berdurasi maksimal 1 menit, menyertakan surat keterangan tidak mampu, dan melampirkan surat dukungan kepada Puan Maharani menjadi presiden pada Pemilu 2024. Dalam konten tersebut yang bersangkutan mencantumkan nomor telepon seluler milik politkus PDIP Eddy tanpa izin yang bersangkutan.
Eddy mengaku baru mengetahui hal tersebut ketika banyak yang menghubungi dirinya untuk menanyakan kebenaran terkait isi konten yang menjanjikan bantuan permodalan dengan nominal yang sangat fantastis tersebut.
"Sejak seminggu lalu banyak yang menghubungi saya, baik chatting maupun telepon langsung," lanjut Eddy.
Selain itu, ia telah diklarifikasi oleh DPD PDI Perjuangan Jatim terkait hal tersebut dan meminta Eddy segera melapor kepada pihak berwajib.
Dia berharap tidak ada tudingan masyarakat yang mengarah kepada dirinya dan Puan Maharani dalam konten bisnis yang tidak bertanggung jawab tersebut.
"Semoga segera ada tindak lanjut dari Polda Jatim untuk segera ditelusuri dan diproses karena hal ini sangat sensitif, apalagi menjelang Pemilu 2024,"kata Eddy.
Tag
Berita Terkait
-
Puan Maharani Minta Wacana Penundaan Pemilu 2024 Disudahi
-
Puan Maharani Minta Pemerintah Antisipasi Kemacetan Parah Masa Mudik Lebaran Nanti
-
Minta Polemik Penundaan Pemilu 2024 Harus Segera Diakhiri, Puan Maharani: Jangan Bicara Lagi Tentang Hal Itu
-
Polemik Penundaan Pemilihan Umum Membuat Resah Masyarakat, Puan Maharani: Tahapan Pemilu 2024 Sudah Mulai
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina
- Konser Andrea Bocelli di Borobudur Tetap Digelar, KIBBM Siapkan Tablig Akbar Penolakan
Pilihan
-
Gempa M 5,5 Guncang Laut Barat Laut Tanimbar, Getaran Terasa hingga Saumlaki
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
Terkini
-
Bukannya Dapat Penghargaan, 7 Polisi Penangkap 3 Legislator Gerindra Malah 'Dibuang' ke Polsek
-
Pendampingan Tim Patriot Brawijaya Bikin Warga Klamono-Segun Mandiri
-
Dua Kos di Surabaya Jadi Tempat Simpan Sabu, Pengedar Raup Untung Rp500 Ribu per Gram
-
Gudang Siluman hingga Masuk Gang Sempit: Siasat Licik Penjual Miras di Surabaya Dibongkar Satpol PP
-
Cekcok Pagi Berujung Maut, Pria di Blitar Tewas Dihantam Gagang Cangkul Tetangga