SuaraJatim.id - Pelaksanaan kegiatan salat Idul Fitri di Papua memang menjadi salah satu fokus keamanan Kepolisian Daerah (Polda) Papua.
Hal ini disampaikan Kapolda Papua Irjen Pol Mathius D Fakhiri. Ia menegaskan anak buahnya siap memberikan jaminan keamanan kegiatan Salat Idul Fitri 1443 Hijriah.
"Silakan umat Islam menggelar Shalat Id 1443 Hijriah di tempat masing-masing dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan," katanya seperti dikutip dari Antara, Jumat (22/04/2022).
Kapolda Irjen Fakhiri mengakui, saat ini Pemerintah sudah mengizinkan pelaksanaan Shalat Id, namun tetaplah menjaga prokes seperti menggunakan masker, mencuci tangan dan memperhatikan kesehatan lingkungan sekitarnya.
Irjen Fakhiri menyatakan pelaksanaan ibadah Shalat Id merupakan salah satu rangkaian kegiatan hari besar keagamaan bagi umat Islam, sehingga jajaran kepolisian akan membantu pengamanannya supaya dapat lancar, aman, dan kondusif.
"Setiap polres/polresta akan menyiagakan personel pengamanan khusus ditempatkan di lokasi Shalat Id untuk menjaga tempat kegiatan shalat," kata Kapolda Irjen Fakhiri.
Kapolda berharap, hubungan toleransi kehidupan antarumat beragama yang telah baik selama ini diperlihatkan masyarakat di Tanah Papua supaya menjadi contoh bagi daerah lain di Indonesia.
Terkait dengan aturan perjalanan mudik Lebaran yang dikeluarkan Pemerintah, menurut Kapolda Irjen Fakhiri, masyarakat di Papua akan mudik supaya tetap mengikuti aturan karena masih dalam suasana pandemi COVID-19 .
"Ikuti anjuran Pemerintah supaya selama mudik Lebaran bisa lancar untuk melaksanakan hari raya Idul Fitri 1443 Hijriah bersama keluarga di kampung halaman," ujar Kapolda Irjen Fakhiri.
Baca Juga: Bagaimana Hukum dan Sejarah Ziarah Kubur Idul Fitri? Berikut Penjelasan Buya Yahya
Kunjungan Kapolda Papua Irjen Pol Mathius D Fakhiri ke Polres Biak Numfor dalam rangka meresmikan Mapolsek Yendidori, tatap muka dengan personel Polri serta mengunjungi pelaksanaan vaksinasi COVID-19 di Klinik Polres Biak. ANTARA
Berita Terkait
-
Bagaimana Hukum dan Sejarah Ziarah Kubur Idul Fitri? Berikut Penjelasan Buya Yahya
-
4 Tips Bagi-bagi THR pada Anak-Anak di Hari Raya, Jangan Bangkrut!
-
Pakar Hukum UGM: UU Otonomi Khusus Papua Hanya Mementingkan Kepentingan Elite Pusat
-
Industri Rumahan Mukena di Banjar Banjir Pesanan Setelah Dua Tahun Gigit Jari
-
Presiden Jokowi Bagikan Bansos di Puncak, Mahasiswa Demo di Istana Bogor Minta Copot Menteri Yang Buat Gaduh
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- 5 HP Murah 5G di Bawah Rp2 Juta, Koneksi Kencang untuk Multitasking
Pilihan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
Terkini
-
Efek Domino Global Hantam Pasuruan: Harga Bahan Kimia Meroket, Mebel Terancam Gulung Tikar
-
BRI Bagikan Dividen Rp52,1 Triliun, Wujud Komitmen Kepada Pemegang Saham
-
BRI Perkuat Inklusi Keuangan di Timor Leste Lewat Pegadaian
-
Mahar Rp2 Miliar Demi Kursi Dirut RSUD: Menguliti 'Dosa' Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko
-
Akhir Tragis Perjalanan Truk Pakaian di Tol Jomo: Sopir dan Kernet Tewas di Tempat