SuaraJatim.id - Sejak kemarin sebuah video bocah bermotor menyeret samurai viral di media sosial, terutama Facebook. Salah satu akun pengunggahnya Info Cepat Ngawi Peduli (ICNP).
Video ini menjadi ramai lantaran salah satu member grup dengan akun bernama Riko Ko, menjelaskan bahwa ada empat bocah menggunakan motor yang menyeret samurai menuju arah Dusun Sidowayah Desa Jenggrik Kedunggalar Kabupaten Ngawi.
Belakangan terungkap kalau video tersebut ternyata hoaks. Ini setelah polisi melakukan kroscek ke lapangan dengan meminta keterangan sejumlah warga di sekitar lokasi.
Akun Riko Ko menulis komentar seperti ini: ”Ati ati lur lagi ae enek bocah 4 motoran 2 gowo samurai di seret, arah sidowayah Moro ngulon (Hati hati lur baru saja ada bocah empat menggunakan 2 motor membawa samurai dan diseret, arah Sidowayah ke Barat),” tulis pemilik akun Riko Ko pada grup facebook ICNP.
Dikutip dari beritajatim.com jejaring media suara.com, Tim Patroli Siber Polsek Kedunggalar Ngawi langsung mengambil tindakan yakni mencari pemilik akun dan bertemu langsung.
Keterangannya pada polisi, dia melihat empat bocah itu menggunakan dua motor dan terlihat percikan api dari bawah motor saat melaju di Jalan Raya Ngawi Solo masuh kawasan Desa Jenggerik, Kedunggalar, Ngawi.
Tak cukup dapat jawaban dari pemilik akun, polisi pun memeriksa lokasi dan menanyakan jumlah saksi yakni tukang becak dan tukang ojek di kawasan itu. Namun, tak ada yang melihat pemuda atau orang yang membawa samurai.
Kapolsek Kedunggalar AKP Juwahir mengungkapkan kalau akhirnya polisi mendapati bahwa memang benar ada empat bocah yang melintas lokasi tersebut pada Rabu dini hari.
Namun, mereka tidak menyeret samurai, namun menurunkan standar tengah motor matic mereka sehingga timbul suara gesekan besi dan aspal sekaligus muncul percikan api. Hingga dikira samurai yang diseret.
Baca Juga: Pegawai Restoran Tersipu Malu Saat Tahu Pelanggan Drive Thru yang Dilayani
”Kami memanggil.empat remaja ini ke kantor Polsek Kedunggalar, berikut kami panggil kedua orang tua mereka. Saat kami menanyai mereka memang menyeret standar motor hingga timbul percikan api. Kami pun mengingatkan mereka untuk tak mengulangi perbuatan tersebut karena meresahkan warga,” kata Juwahir, Selasa (27/4/2022).
Dia menyebut keempat remaja tersebut adalah warga Desa Bangunrejo Kidul, Kedunggalar, Ngawi. Mereka pun diminta untuk membuat surat pernyataan agar tak mengulangi perbuatan mereka. Pun, memberikan video klarifikasi terkait tindakan mereka yang membuat resah warga.
”Kami juga tetap melakukan patroli di jam-jam rawan. Kami pastikan kawasan Kedunggalar aman. Baik untuk warga setempat, maupun pengguna jalan khususnya para pemudik. Kami harap dari kejadian ini semua bisa mengambil hikmah, dan tetap waspada,” katanya menegaskan.
Berita Terkait
-
Pegawai Restoran Tersipu Malu Saat Tahu Pelanggan Drive Thru yang Dilayani
-
Mbok Yem Pemilik Warung di Puncak Lawu Ditandu Turun Gunung
-
Video Sosok Diduga Jin Bikin Geger Jagat Maya, Bukannya Takut Netizen Malah Bilang Begini: Berasa Pengen Nampol
-
Viral di Tiktok, Diminta Hidup Apa Adanya oleh Jejen Siliki, Netizen Percaya Mayang Dipengaruhi Doddy Sudrajat
-
Beda dari Lainnya, Anime Lovers Berikan Takjil Sekalian Cosplay, Warganet: Wibu Halal
Terpopuler
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- 3 Sepatu Puma Tanpa Tali yang Nyaman Buat Jalan, Bergaya hingga Lari
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- 5 HP OPPO Terbaru di Indonesia, dari Midrange Tangguh hingga Flagship Superior
- Buntut Panjang RI Pangkas Ekspor Gas, Bahlil Kini Ketakutan Impor Pertalite Distop Singapura
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
PG Jatiroto Buka Suara soal Dugaan Penggelapan 75 Ton Gula, Kerugian Pembeli Capai Rp1,2 Miliar
-
Ada 102 Perusahaan: Simak Jadwal, Syarat, dan Link Daftar Job Fair Jatim 2026
-
Overstay Setahun, Dua WNA Thailand Dideportasi dari Indonesia
-
Siasat Licik Istri Napi di Tulungagung: Selundupkan 54 Pil Penenang di Balik Botol Kopi
-
Topeng Alim Pembunuh Ibu-Anak Asal Madiun: Ikut Yasinan Warga Sebelum Diciduk di Jombang