SuaraJatim.id - Sejumlah kabar peristiwa menjadi sorotan di Jatim kemarin, Rabu (28/04/2022). Peristiwa pertama berita viral Mbok Yem penjual makanan di Puncak Lawu sampai prediksi arus mudik.
1. Mbok Yem Pemilik Warung di Puncak Lawu Ditandu Turun Gunung
Bagi para pendaki yang sering melakukan traking di Gunung Lawu, pasti tidak asing dengan Mbok Yem. Ya, Mbok Yem adalah pemilik warung yang berada di puncak Gunung Lawu.
Perempuan yang memiliki nama asli Wakiyem itu telah 35 tahun membuka warung di Puncak gunung Lawu.
Warung makan miliknya berada di ketinggian 3.150 mdpl. Warung tersebut juga dijadikan sebagai tempat tinggal. Mbok Yem hanya turun gunung sekali dalam setahun.
Menjelang lebaran tahun ini, Mbok Yem akhirnya turun gunung. Alasannya yakni untuk merayakan Hari Raya Idul Fitri bersama keluarganya.
Tahun ini Mbok Yem kembali pulang ke rumahnya di Dukuh Dagung, Desa Gonggang, Kecamatan Poncol, Kabupaten Magetan, Jawa Timur.
2. Dua Bandit Curi Motor Tukang Sapu di Surabaya
Dua bandit pencuri sepeda motor di Surabaya dibekuk kepolisian setempat. Dua maling motor ini berinisial MM (31) warga Jalan Sidodadi dan AS (27) warga Jalan Endrosono.
Baca Juga: Mbok Yem Turun Gunung Jelang Lebaran, Momennya Viral: Primadonanya Lawu Nih
Keduanya kedapatan mencuri sepeda motor milik tukang sapu berinisial AM (32), Senin (18/04/2022). Apesnya, kedua tersangka tidak menyadari jika motor yang dibawa dipasangi GPS sehingga bisa terlacak.
Kanitreskrim Polsek Rungkut Iptu Djoko Soesanto menjelaskan kedua pelaku memang berhasil mencuri sepeda motor. Namun, lokasinya bisa segera ketahuan usai dilacak menggunakan GPS yang tersambung di handphone korban. Selang beberapa jam, kedua tersangka ditangkap di sekitaran Suramadu.
“Setelah mematikan mesin, korban lantas mendatangi kami melaporkan kejadian yang menimpanya. Berbekal laporan dan data dari GPS itu, kami bergerak hingga meringkus tersangka di Endrosono,” katanya, Rabu (27/04/2022).
3. Kronologis Pria Diduga Maling Motor Loncat Menceburkan Diri ke Laut di Suramadu
Kepolisian Surabaya buka suara terkait viral video seorang pria yang disebut-sebut sebagai pencopet--belakangan diketahui sebagai maling motor--loncat dari Jembatan Suramadu.
Kanit Reskrim Polsek Kenjeran Iptu Suryadi menjelaskan kronologi kejadian itu. Ia menjelaskan kalau pria yang menceburkan diri itu bukan pencopet melainkan terkait kasus pencurian sepeda motor.
Berita Terkait
-
Mbok Yem Turun Gunung Jelang Lebaran, Momennya Viral: Primadonanya Lawu Nih
-
Biasa Jualan di Puncak Gunung, Mbok Yem Ditandu untuk Pulang Lebaran Bersama Keluarga, Warganet: Legend Lawu
-
Mbok Yem Pemilik Warung di Puncak Lawu Ditandu Turun Gunung
-
Pemudik di Terminal Kalideres Makin Meningkat, Puncak Arus Mudik Diperkirakan Jumat Lusa
-
Puncak Arus Mudik di Bandara Soekarno-Hatta Diperkirakan hingga H-2 Lebaran
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
Pilihan
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
-
Mahasiswa Belum Muncul, Begini Kondisi Terkini Bundaran HI Jelang Aksi 12 Juni
Terkini
-
Pemprov Jatim Raih 2 Penghargaan Garuda AI Impact Summit
-
BRI Umumkan Buyback Saham di Tengah Gejolak Pasar, Fokus Tingkatkan Nilai Pemegang Saham
-
Apes! Niat Kencan Lewat Aplikasi OMI, Remaja Blitar Malah Masuk Jebakan Komplotan Pemeras
-
Tangis Pecah di Tepian Bengawan Solo, Santri Ngawi Hilang Ditelan Arus
-
BRI: Pertumbuhan DPK 11,40% Cerminkan Kepercayaan Publik yang Kuat