SuaraJatim.id - Sejumlah empat pasien korban insiden wahana Kenjeran Park (Kenpark) menjalani operasi di RSUD dr Soetomo Surabaya. Total ada tujuh korba yang menjalani perawatan medis di rumah sakit tersebut.
Direktur Utama RSUD dr Soetomo, dr Joni Wahyuhadi mengatakan, satu pasien berusia 17 tahun menjalani operasi CITO (darurat), Minggu (8/5/2022). Sedangkan seorang pasien lainnya telah pulang dengan pertimbangan kondisi membaik.
"Ada tujuh pasien yang kita rawat. Satu pasien kita lakukan operasi hari ini karena memang kondisinya harus dioperasi hari ini. Besok ada tiga pasien yang akan dioperasi, operasi tidak sebesar hari ini, mudah-mudahan berjalan lancar," jelasnya mengutip dari Timesindonesia.co.id.
Ia melanjutkan, satu pasien dengan kondisi paling berat mendapatkan perawatan intensif menggunakan ventilator karena memang mengalami gangguan pada paru-paru, wajah dan otak.
"Dari penilaian kami insyallah bisa dilakukan pertolongan," ujarnya.
Selain penanganan medis, pihak RSUD dr Soetomo juga memastikan akan melakukan trauma healing kepada seluruh pasien korban wahana Kenpark yang ambrol tersebut.
"Semuanya sudah diberikan support oleh ibu gubernur dan bapak Menko PMK, keluarga sudah diberi edukasi, dan pesan ibu gubernur kami melakukan trauma healing karena memang kelihatannya di samping cedera fisik juga psikisnya. Pasien tadi kelihatannya ketakutan. Bisa dibayangkan jatuh dari ketinggian seperti itu," ungkapnya.
Healing secara psikis ini, kata dr Joni, harus dilakukan begitu kondisi pasien stabil berdasarkan orientasi waktu, orang dan tempat. Joni menggambarkan kondisi pasien mengalami ketegangan dan trauma mendalam.
"Kalau dilihat tadi wajahnya (korban insiden Kenpark) tegang. Kita bisa sadari, jatuh seperti itu tidak diduga-duga," tuturnya.
Baca Juga: Kenjeran Park Punya Siapa? Fakta Tempat Wisata yang Perosotannya Memakan Korban 16 Orang
Berita Terkait
Terpopuler
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- Sempat Diamankan saat OTT, Sestama BNPB Rustian Kini Diperiksa KPK di Gedung Merah Putih
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Ramai Tren Downgrade Lifestyle, Desainer Pilih Bedakan Produk Retail dan Wastra
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Kemenkum Tegaskan Penutupan Situs Tak Bisa Asal, Aduan Pelanggaran Hak Cipta Harus Lewati Verifikasi
-
Dwi Bagus Jagal Sadis Madiun: Si Pintar Lulusan ITB Diburu Korporasi Asing dengan Gaji 9 Juta/Hari
-
Detik-detik Honda CR-V Membara di Tol Jomo: Pengemudi 61 Tahun Lolos dari Kepungan Api
-
PG Jatiroto Buka Suara soal Dugaan Penggelapan 75 Ton Gula, Kerugian Pembeli Capai Rp1,2 Miliar
-
Ada 102 Perusahaan: Simak Jadwal, Syarat, dan Link Daftar Job Fair Jatim 2026