SuaraJatim.id - Sebanyak 19 penumpang selamat dari kecelakaan bus pariwisata di KM 712.400A Tol Surabaya-Mojokerto (Sumo) masih menjalani perawatan. Mereka dirawat di rumah sakit Mojokerto, Gresik, Sidoarjo dan Surabaya.
Informasi yang dihimpun, sebanyak 19 orang korban luka dirawat di 6 rumah sakit berbeda. Rinciannya, 3 orang di RS Gatoel, 1 orang di RSUD Wahidin Sudiro Husodo Kota Mojokerto, 1 orang di RS Emma, 1 orang di RS Sakinah Mojokerto, 6 orang di RS Citra Medika Sidoarjo, 3 orang di RS Petrokimia Gresik, serta sisanya dirujuk ke RS di Surabaya.
Dari sejumlah korban kecelakaan yang mengalami luka-luka, beberapa diantaranya dalam kondisi kritis. Salah satunya Nazwa Dwi Yuniarti, asal Kelurahan Benowo, Kecamatan Pakal, Kota Surabaya. Hingga kini, bocah berusia 12 tahun itu masih dalam keadaan koma terbaring di ruang ICU RS Gatoel.
"Pasien saat ini dalam kondisi belum sadar dan masih dirawat di ruang ICU," kata Direktur RS Gatoel, Mojokerto Wahjoe Harijanto, Selasa (17/5/2022).
Disampaikan Wahjoe, Nazwa merupakan pasien rujukan dari RS Citra Medika. Saat tiba di rumah sakit, Nazwa sudah dalam kondisi tidak sadarkan diri. Lantaran ia mengalami cedera berat di bagian otak dan beberapa bagian tubuh lainnya.
"Pasien mengalami cedera otak berat, patah di paha sebelah kiri dan kanan kemudian tungkit bawah sebelah kiri juga patah," ucap Wahjoe.
Menurut Wahjoe, pihaknya sudah melakukan berbagai tindakan medis terhadap Nazwa. Namun sejauh ini, kondisi kesadaran masih juga belum pulih, sehingga harus menjalani perawatan intensif di ruang ICU.
"Pasien saat ini masih kritis namun sudah dilakukan operasi semalam dan selesai jam setengah 2 pagi tadi," jelas Wahjoe.
Sementara dua pasien lain yang juga dirawat di RS Gatoel, kata Wahjoe kini kondisi kesehatannya sudah berangsur membaik. Dua pasien tersebut merupakan ibu dan anak, yakni Nailiatul Istiada (28) dan Syakila (5) warga Benowo, Kecamatan Pakal, Kota Surabaya.
Baca Juga: Tak Ada Jejak Pengereman, Bus Tabrak Guardrail Sebelum Kecelakaan di Tol Surabaya-Mojokerto
Keduanya mengalami cedera berat. Nailatul mengalami patah tulang tangan kiri, sementara anaknya mengalami patah tulang sebelah kanan. Keduanya saat ini sudah dipindahkan ke ruang perawatan Flamboyan 1 RS Gatoel.
"Untuk yang 2 orang yang cidera berat kesadarannya sudah membaik. Yang ibunya sudah dilakukan operasi, untuk satu pasien lagi akan dilakukan operasi siang ini," ungkap Wahjoe.
Selain di RS Gatoel, korban luka yang kondisinya kritis juga dirawat di RS Citra Medika Sidoarjo. Setidaknya ada 2 orang yang saat ini kondisinya kritis, dari 6 pasien yang dirawat di rumah sakit tersebut. Keduanya saat ini juga masih menjalani perawatan intensif di ICU.
"Kondisinya kritis dan masih menjalani perawatan intensif di ruang ICU. Pasien memang perlu perhatian khusus, jadi harus dipantu lebih ketat. Keduanya mengalami luka cukup parah di bagian kepala," kata Direktur RS Citra Medika, Wahidah Rahmaniah.
Menurut Wahidah, dua pasien yang dirawat di ruang ICU saat ini kondisinya stabil. Namun pasien cenderung menunjukan kegelisahan. Hal itu diduga akibat trauma berat yang dialami pasien akibat insiden kecelakaan maut bus pariwisata PO Ardiansyah tersebut.
"Kondisi pasien stabil cuma memang ada kegelisahan, pasien gelisah dan menunjukan kesadaran menurun. Karena luka juga cukup banyak jadi multi trauma. Untuk saat ini kita tidak bisa pastikan karena kondisi di ICU berubah-ubah. Kondisinya saat ini mungkin 50-60 persen," ungkapnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- Status Terbaru Anak Purbaya: Mafia Ancam Presiden Dibalik Pemecatan Bapak, Ada Foto Raja Juli
- Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
Pilihan
-
Dari Aceh hingga Nusa Tenggara, Membaca Peta Ancaman Megathrust Indonesia
-
Kabar Buruk dari Italia: Jay Idzes Cedera 30-35 Hari Absen Bela Timnas Indonesia
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
-
Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
Terkini
-
Jaga Mama Ya: Pesan Terakhir Mualim KM Virgo Sebelum Hilang di Laut Jawa
-
Teror Cicilan Pinjol, Pemuda di Tulungagung Ditemukan Meninggal Usai Pamit ke Kekasih
-
BRI Ukir Prestasi di Industri Olahraga, Raih Indonesia Sports Industry of the Year 2026
-
Modus Licik Ban Serep Terbongkar! Sabu 5,4 Kg Jaringan JakartaLombok Disergap di Surabaya
-
Jenazah Tim Medis KMP Virgo 8 Akhirnya Dipulangkan ke Madura