SuaraJatim.id - Masyarakat Suku Tengger mengukuhkan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sebagai Warga Kehormatan. Momentum itu terjadi di Pendapa Agung, Desa Ngadisari, Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo, Rabu (15/6/2022) dalam rangkaian perayaan Yadnya Kasada.
"Saya menyampaikan terima kasih, rasa bahagia dan bangga mendapat penghormatan dari warga Tengger. Sebelumnya saya juga mendapat penghormatan sebagai Mama Alor NTT, marga Boru Nasution, dan beberapa gelar lain. Bagi saya ini merupakan sebuah penghormatan yang luar biasa," kata Khofifah mengutip dari Timesindonesia.co.id, Jumat (17/6/2022).
Pengukuhan warga kehormatan ini, lanjut dia, bermakna sangat dalam.
"Suku Tengger memiliki adat istiadat, kearifan dan keguyuban yang luar biasa. Penghargaan ini berarti kerja-kerja kami di pemerintahan Jawa Timur harus bisa menguatkan peran serta mensejahterakan warga Tengger, dengan kekayaan budayanya," katanya.
Pengukuhan sebagai Warga Suku Tengger ditandai dengan penyematan selendang kuning oleh Perwakilan Tokoh Masyarakat Tengger kepada Khofifah dan sejumlah tokoh lain. Di antaranya Kajati Jatim, Danrem 083 Bhaladika Jaya, Dandim 0820 Probolinggo, Kapolres Probolinggo, Kapolres Kota Probolinggo Kota, Kajari Kab. Probolinggo dan Ketua PN Kraksaan.
Selendang berarti penanda pengukuhan dan ikatan kekeluargaan yang erat. Sedangkan warna kuning berarti keagungan. Dalam Bahasa Jawa Kuning berarti Ning atau Hening. Artinya pikiran masyarakat Tengger diharapkan hening. Sebab dalam kehehingan hati akan didapatkan ketenangan pikiran.
Khofifah mengatakan Malam Resepsi Yadnya Kasada adalah bagian dari momentum kebangkitan pariwisata Jawa Timur.
"Ini sekaligus menjadi pengungkit potensi wisata di wilayah Bromo, Tengger, Semeru khususnya di wilayah Bromo saat pandemi covid-19 di Jawa Timur telah memasuki level 1 di semua kabupaten/ kota," katanya.
Khofifah menjelaskan salah satu destinasi wisata baru yang kini tengah digarap di kawasan Bromo adalah jembatan kaca Bromo Tengger Semeru yang diharapkan dapat meningkatkan daya tarik pariwisata sekaligus ekonomi di wilayah tersebut.
Baca Juga: Gubernur Khofifah Bangga Jatim Bisa Ekspor 50.000 Bola Resmi Piala Dunia 2022 Qatar
Gubernur Khofifah menyampaikan, awal mula ide desain jembatan kaca tersebut muncul dua tahun lalu oleh Menteri PUPR Basuki Hadimuljono. Untuk pertama-tama dicoba di Malang.
"Kemudian saya sampaikan di Probolinggo area Bromo juga strategis dan sekarang sedang dibangun. Saya minta lagi di Tumpak Sewu, Lumajang, agar wisatawan mendapat banyak varian angle untuk menikmati wisata di Jatim," kata Khofifah.
Ia yakin destinasi wisata baru akan meningkatkan jumlah wisatawan dan menambah durasi menginap, sehingga dapat meningkatkan roda perekonomian masyarakat suku Tengger.
Untuk mendukung wisata Bromo Tengger Semeru, Gubernur Khofifah sedang membangun SMK Kepariwisataan yang saat ini gedungnya masih menumpang. Bahkan ia juga berencana membuka jurusan sekolah diploma pariwisata. Hal ini, untuk memperkuat wisata masyarakat suku Tengger dan kawasan wisata Bromo, Tengger, Semeru.
Perwakilan Tokoh Masyarakat Tengger, Supoyo menambahkan kehadiran Gubernur Khofifah dan seluruh jajaran menjadi momentum kebangkitan ekonomi masyarakat Tengger. "Mewakili masyarakat Tengger mengucapkan terima kasih kepada Gubernur Jatim dan Plt Bupati Probolinggo," katanya.
Berita Terkait
-
Gubernur Khofifah Bangga Jatim Bisa Ekspor 50.000 Bola Resmi Piala Dunia 2022 Qatar
-
Larung Sesaji di Kawah Gunung Bromo, Puncak Perayaan Yadnya Kasada
-
Penambahan Kasus Covid-19, Khofifah Imbau Masyarakat Tetap Disiplin Prokes
-
Ritual Mendak Tirta Suku Tengger di Air Terjun Madakaripura Jelang Perayaan Yadnya Kasada
-
Ritual Mendak Tirta jelang Yadnya Kasada
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
Gubernur Khofifah dan Dubes Yaman Bahas Penguatan Kerja Sama Pendidikan, Perdagangan & Kebudayaan
-
Detik-detik Cak Ji Gerebek Rumah Ratu Arisan Bodong Surabaya: Keluarga Nyaris Diamuk Biduan
-
Berpura-pura Jadi Turis: Siasat Licin Haji 'Jalur Belakang' Terbongkar di Bandara Juanda
-
Mobil Dilarang Melintas di Bendungan Lahor Mulai 1 Agustus, Ini Alasannya
-
Fakta di Balik Bayi yang Dibuang di Teras Warga: Pelakunya Pasangan Pelajar SMP dan SMA di Jombang