SuaraJatim.id - Babak baru kasus korupsi pengadaan tanah Jalur Lingkar Utara (JLU) di Kota Pasuruan. Kejaksaan Negeri (Kejari) telah mengamankan seorang anggota DPRD setempat.
Anggota dewan bernama Sugiarto tersebut merupakan anggota Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Ia pun diamankan oleh kejaksaan dan harus mempertanggungjawabkan kerugian negara, Senin (11/07/2022) malam.
Dalam Kasus ini, Sugiarto didampingi oleh EW yang dulu merupakan sekretaris Camat Gadingrejo. Keduanya ditahan dan dijebloskan di rutan kelas II B Kota Pasuruan.
Kasi Intel Kejari Kota Pasuruan, Wahyu Susanto, mengatakan modus kasus yakni saat pengadaan tanah untuk JLU, Sugiarto membuat akta jual beli tanah padahal tanah tersebut sebenarnya tidak masuk dalam trase JLU yakni sebidang tanah dengan nilai Rp 118 juta.
"Jadi misalnya tanah A ini tidak kena JLU. S ini bikin dokumen tanah A seolah-olah kena JLU," kata Wahyu dikutip dari beritajatim.com jejaring media suara.com, Selasa (12/07/2022).
Akta jual beli tersebut kemudian dijadikan dasar untuk pencairan proyek JLU. Tindakan ini mengakibatkan kerugian keuangan negara yang dalam hal ini adalah Pemkot Pasuruan.
"Tersangka kami tahan hingga 20 hari ke depan," kata Wahyu sambil mengatakan kalau Sugiarto ini dulunya merupakan Camat Gadingrejo dan bersekongkol dengan EW yang merupakan stafnya.
"Saat itu juga S merangkap sebagai Pejabat Pembuat Akta Tanah Sementara (PPATS)," katanya menambahkan.
Sementara itu, Sugiarto yang sedang digeret ke mobil tahanan bersikeras bahwa dirinya tak bersalah. Bahkan dirinya akan melakukan proses hukum atas penahanan dirinya.
Baca Juga: Pejual Arang di Pasuruan Kebanjiran Rizki di Momentum Idul Adha Ini
"Saya tidak bersalah, kenapa ditahan? Apa salah saya, besok keluarkan di koran yo, saya ditahan dengan tanpa perikemanusiaan," katanya saat keluar dari kantor Kejaksaan Kota Pasuruan.
Berita Terkait
-
Pejual Arang di Pasuruan Kebanjiran Rizki di Momentum Idul Adha Ini
-
Bekas Tambang Galian C Ilegal di Pasuruan Makan Korban Jiwa
-
Suami di Pasuruan Kecanduan Game Online, Ditegur Malah Cakar Wajah Istrinya Sampai Lebam
-
Kesal Dilarang Main Judi Online, Perangkat Desa di Pasuruan Cakar Istrinya
-
Innova Tabrak Truk di Tol Gempol - Pasuruan, Satu dari Empat Korban Dilaporkan Meninggal
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina
- Konser Andrea Bocelli di Borobudur Tetap Digelar, KIBBM Siapkan Tablig Akbar Penolakan
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Pendampingan Tim Patriot Brawijaya Bikin Warga Klamono-Segun Mandiri
-
Dua Kos di Surabaya Jadi Tempat Simpan Sabu, Pengedar Raup Untung Rp500 Ribu per Gram
-
Gudang Siluman hingga Masuk Gang Sempit: Siasat Licik Penjual Miras di Surabaya Dibongkar Satpol PP
-
Cekcok Pagi Berujung Maut, Pria di Blitar Tewas Dihantam Gagang Cangkul Tetangga
-
Tebing 10 Meter di Lumajang Runtuh, Ayah dan Anak 9 Tahun Tewas Tertimbun