Saat hendak pulang sekitar pukul 03.00 WIB, kedua korban dibawa lagi ke Jalan BKR samping SMAN 9 Surabaya. Di tempat tersebut, DA yang telah mengalami luka dipaksa untuk berduel dengan 4 orang dan kembali mengalami penganiayaan oleh puluhan orang.
Di lokasi tersebut, handphone DA dirampas dan sejumlah alumni SMAN 7 menghubungi korban ketiga RZ yang sedang tidur di rumah. RZ yang kebetulan bangun tidur lantas mengiyakan ajakan DA karena mengira DA yang meminta bantuan.
"Dipanggil lagi untuk menjelaskan guyonan saya di Video, lantas RZ datang. Saya ya bingung kok dia datang. Gak lama RZ langsung dihajar juga," ujarnya.
"Saya juga dikeroyok juga. Bahkan RZ itu sudah posisi terlentang di tanah masih dilempar paving ke arah kepalanya. Beruntung sempat ditangkis menggunakan tangan," ujar SL dan DA kompak.
Mereka lantas dibebaskan sekitar pukul 06.00 WIB di Jalan Kusuma Bangsa. Sebelum pulang, mereka bertiga disuruh untuk cuci muka dan membersihkan lukanya di POM Bensin Jalan Kusuma Bangsa.
Sementara itu, akibat kejadian ini, RZ yang merupakan anak yatim harus dirawat di rumah sakit lantaran mulut dan hidungnya terus mengeluarkan darah. Luka memar akibat menangkis paving di kedua tangannya juga membuat RZ harus istirahat sementara.
Dihubungi terpisah, Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya AKBP Mirzal Maulana mengatakan jika pihaknya telah menugaskan Unit Jatanras bersama dengan Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polrestabes Surabaya untuk menyelidiki kasus ini.
"Sudah diperiksa, Jatanras sudah menemukan rekaman CCTV jadi kita analisa," ujarnya.
Baca Juga: Pikap Hantam Kendaraan di Tol Surabaya - Malang, Satu Orang Tewas Dua Luka-luka
Berita Terkait
-
Pikap Hantam Kendaraan di Tol Surabaya - Malang, Satu Orang Tewas Dua Luka-luka
-
Pikap Kecelakaan di Tol Surabaya-Malang, Sopir Warga Kota Batu Meninggal
-
Warga Keluhkan Busa di Sungai Kalisari Damen Surabaya
-
Pelajar SMA di Surabaya Lapor Polisi Mengaku Jadi Korban Penganiayaan
-
Dosen Manajemen UPNVJT Gelar Pengabdian Masyarakat di Kampung Kue Surabaya
Terpopuler
- Lipstik Warna Apa yang Cocok di Usia 50-an? Ini 5 Pilihan agar Terlihat Fresh dan Lebih Muda
- 5 Rekomendasi Sampo Kemiri Penghitam Rambut dan Penghilang Uban, Mulai Rp10 Ribuan
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 5 Cat Rambut yang Tahan Lama untuk Tutupi Uban, Harga Mulai Rp17 Ribuan
Pilihan
-
Kriminalisasi Rasa Tersinggung: Mengadili Komedi 'Mens Rea' Pandji Pragiwaksono
-
Duduk Perkara Ribut Diego Simeone dengan Vinicius Jr di Laga Derby Madrid
-
5 HP Xiaomi RAM 8GB Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
Terkini
-
Kronologi Anak Terjepit Teralis Bangku di RSUD Jombang, Damkar Turun Tangan
-
Warga Keluhkan Parkir Liar di Tulungagung, Dipungut Rp 5 Ribu di Depan Hotel
-
Miris! Lansia Tokoh Masyarakat Cabuli Anak di Surabaya, Korban Diancam dan Diiming-imingi Jajan
-
Pacitan Diguncang 1.135 Gempa Sepanjang 2025, BPBD Ingatkan Kesiapsiagaan Warga
-
Kasus Napi Aniaya Napi di Lapas Blitar Berujung Maut, Korban Tewas Kritis dan Stroke Otak