SuaraJatim.id - Laga peka ketiga BRI Liga I melawan Bhayangkara FC akan menjadi pembuktian kualitas pemain lapir kedua Persebaya Surabaya.
Sebab dalam laga ini nanti Persebaya akan kehilangan banyak pemain kuncinya setelah badai cedera menghantam klub kebanggaan arek-arek Suroboyo itu.
Seperti disampaikan Pelatih Persebaya Surabaya Aji Santoso. Ia menilai pertandingan melawan Bhayangkara FC ini ajang pembuktian pemain lapis kedua.
"Skuad tidak komplit, tapi kami harus maksimal. Semoga penggantinya mampu bermain menonjol dan menunjukkan kualitasnya di lapangan," ujar Aji Santoso ketika dikonfirmasi dari Surabaya, Minggu (07/08/2022).
Persebaya akan bertamu ke kandang Bhayangkara FC di Stadion Wibawa Mukti Cikarang pada laga yang dimulai pukul 20.30 WIB, Minggu malam nanti.
Tim kebanggaan Arek-Arek Suroboyo itu memiliki catatan negatif setiap bertemu The Guardians, julukan Bhayangkara FC.
Dalam tiga pertemuan terakhir Persebaya tidak pernah menang, yakni pada putaran pertama Liga 1 musim kompetisi 2021/2022 yang berlangsung 24 September 2021 kalah 0-1, kemudian pada putaran kedua, 18 Januari 2022 hanya bermain imbang 1-1.
Laga terakhir saat kedua tim berada satu grup di Piala Presiden 2022, skor juga berakhir dalam keadaan seri, 1-1.
Terlebih pada laga nanti Persebaya dipastikan tampil pincang karena beberapa anggota skuad intinya absen akibat cedera, yaitu Leo Lelis, Alwi Slamat, M Supriadi, Marselino Ferdinan hingga Sivio Junior.
Baca Juga: Prediksi Pertandingan Pelindo FC vs Halus FC di Futsal Pro League 2021
Kendati demikian, Aji Santoso mengaku tak mau ambil pusing karena percaya terhadap pemain di bangku cadangan.
"Saya tidak pernah bergantung kepada satu dan dua pemain. Memang lebih senang jika komplit, tapi dalam situasi apapun tim harus siap. Siapapun yang diberikan kesempatan maka harus siap 100 persen," ucap Aji.
Terkait datangnya Alta Ballah usai menjalani trial di klub Liga Spanyol, Valencia, pelatih Persebaya memastikan tak akan memainkannya sejak menit awal.
"Dia sudah bergabung dengan tim, tapi saya ingin dia dalam kondisi betul-betul fit, apalagi dua pekan tak bergabung dengan teman-temannya. Mungkin kalau main juga sebagai pemain pengganti, lihat saja nanti," kata pelatih asal Malang tersebut.
Melihat Bhayangkara FC, ia sudah meminta pemainnya selalu waspada karena tim lawan sangat bagus, ditambah pelatih Widodo C Putra yang dikenal kualitasnya.
Sementara itu, kapten tim Rizky Ridho mewakili pemain lainnya sudah menyatakan siap tampil habis-habisan demi mewujudkan misi mencuri poin di kandang Bhayangkara FC.
Berita Terkait
-
Prediksi Pertandingan Pelindo FC vs Halus FC di Futsal Pro League 2021
-
Jadwal Futsal Pro League 2021 Hari Ini, Ada Pendekar United vs Bintang Timur Surabaya
-
Ini Alasan Bayi 6 Bulan Tidak Boleh Diajak Naik Motor
-
Bhayangkara FC vs Persebaya, Aji Santoso Kantongi Cara untuk Redam Amukan The Guardian
-
Akun YouTube Universitas Airlangga Surabaya Viral karena Live Pernikahan Anak Rektor, Netizen: Harus Banget ya?
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Indonesia Sekarat! Amuk Massa di Grahadi dan Meme Kowarso yang Membakar Surabaya
-
Kursi Terdakwa Kosong: Pelarian Tahanan Bikin Sidang Narkoba di Bangil Terancam Kandas
-
Geger Penemuan Granat Nanas Aktif di Rumah Purnawirawan TNI Blitar
-
Makan Siang Terakhir di Coban Gede: Keriangan 9 Pelajar SMKN 1 Gempol Berujung Tragedi
-
Maut di Balik Pintu Terkunci: Misteri Tewasnya Wanita Jombang di Kamar Kos Putat Jaya Surabaya