SuaraJatim.id - Ribuan suporter Persebaya Surabaya Bonek Mania berunjuk rasa di kantor televisi swasta pemegang hak siar BRI Liga 1 2022-2023, Jalan Bumi Indah, Selasa (9/8/2022). Perwakilan PT Liga Indonesia Baru (LIB) dan juga perwakilan televisi menemui langsung massa aksi.
Unjuk rasa Bonek tersebut menolak jadwal pertandingan Liga 1 yang dilakoni Persebaya digelar malam hari.
Perwakilan PT LIB, Hanif Marjuni menjelaskan, pihaknya sudah berkomunikasi dengan semua pihak, agar ada pergeseran jadwal pertandingan, khususnya untuk Persebaya Surabaya.
"Kita sudah berkomunikasi semua pihak dan mengeluarkan surat, bahwa semua pertandingan home Persebaya yang dilakukan di atas jam 19.00 digelar sore hari sudah kita komunikasikan. Sirkulat sudah dibuat bahwa pertandingan Persebaya yang digelar malam hari bergeser ke sore hari," ujar Hanif.
Ia juga mengatakan, jika tuntutan Bonek sudah terpenuhi hari ini. Namun perpindahan jadwal baru untuk tim Persebaya dulu.
"Sudah terpenuhi. Sejauh ini perubahan sirkular itu untuk pertandingan Persebaya. Sementara persebaya dulu," terangnya.
Menurut pengakuan Hanif, ternyata keberatan atau protes ini hanya dilayangkan oleh pihak Persebaya dan suporternya saja.
"Sejauh ini tidak ada keberatan dari tim lain. Akan kami komunikasikan dulu klub dari kita, pihak broadcast tidak hanya dilihat dari satu sisi. Banyak pertimbangan yang harus dilakukan," ungkapnya.
"Permintaan jelas dari klubnya, klub pastinya juga ada pertimbangan lain banyak hal terutama dengan kamtibmas juga ada sisi positif ketika itu dipenuhi," imbuhnya.
Baca Juga: Bonek Sempat Marah Ancam Luruk Stasiun TV, Akhirnya Jadwal Laga Persebaya Digeser Sore Hari
Sementara untuk pertandingan tandang Persebaya, jadwal tak berubah sama sekali. Hanya pertandingan kandang Green Force yang akan dirubah.
"Masih tetap. Dalam hal ini yang bertindak sebagai pelaksana tim komite nya bukan Persebaya," ungkapnya.
Sementara itu, Kabiro SCTV Budiono, mengapresiasi apa yang dilakukan Bonek hari ini. Namun dipastikan pihaknya akan melakukan diskusi lebih jauh dengan yang ada di Jakarta.
"Kami mengapresiasi dan mendukung langkah bonek yang juga memajukan. Itu pun kami sudah mendiskusikan dengan Jakarta, di sini kami biro hanya menyampaikan, keputusan ada di jakarta. Semua putusan sudah dibahas oleh PSSI, PT. LIB, dan Indosiar sebagai media partner penyiaran Liga Indonesia," jelasnya.
Kontributor : Dimas Angga Perkasa
Berita Terkait
-
Bonek Sempat Marah Ancam Luruk Stasiun TV, Akhirnya Jadwal Laga Persebaya Digeser Sore Hari
-
Situasi Terkini Bonek Demo Kantor Televisi Buntut Jadwal Pertandingan Liga 1
-
Aji Santoso Syukuri Pergeseran Jadwal Pertandingan Persebaya dari Malam ke Sore
-
PT LIB Mengalah, Jadwal Kandang Persebaya Surabaya Digeser Sore Hari
-
Prawira Bandung vs Dewa United di Playoff IBL 2022: Kaleb Tak Gentar jadi 'Public Enemy'
Terpopuler
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- 5 Sepatu Lari Terbaik Harga Rp200 Ribuan, Nyaman Dipakai untuk Daily hingga Trail Run
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
-
Setelah 40 Hari, Mengapa Makam Pegawai Kejari Mojokerto Tiba-tiba Dibongkar?
-
Jemaah Pengajian Ditemukan Tewas di Lereng Asta Sumbersuko Situbondo
-
Ribuan Pendekar PSHT Kepung Mapolrestabes Surabaya, Desak Polisi Tuntaskan Pembacokan Petugas Valet
-
Polrestabes Surabaya Buru Pelaku Lain Kasus Pembacokan Anggota PSHT, Sejumlah Nama Masuk DPO