SuaraJatim.id - Dokter Richard mengaku tidak mempercayai adanya santet. Hal itu ia katakan saat Gus Samsudin hadir di podcast miliknya.
Momen itu, Gus Samsudin membawa hasil rontgen yang memperlihatkan gambar kaki seseorang yang terdapat beberapa paku di dalamnya. Gus Samsudin mengatakan jika hasil rontgen tersebut milik orang yang terkena santet.
Dokter Richard pun secara tegas mengatakan bahwa ia tidak mempercayai santet.
"saya tidak percaya santet atau dikirim seperti ini. Kalau saya percaya, tolong kirimkan saya santet," ujarnya seperti dikutip dari potongan video yang diunggah oleh akun TikTok @user20001099916.
Dokter Richard kemudian menjelaskan kenapa ada paku di kaki orang yang di rontgen tersebut.
"Saya gak percaya, jujur aja saya bilang. Kalau penjelasan kenapa di kaki orang ada paku, itu memang ada psikologis orang punya kelainan jiwa atau gangguan jiwa itu bisa memasukkan paku sendiri," jelasnya.
Ia menerangkan, dalam dunia kedokteran memang ada kasus seseorang memakan paku atau sesuatu hal yang memang tidak boleh dimakan.
"Kelainan seksual aja ada banyak banget. Nah ini memang ada gangguan jiwa ke arah sana," kata dokter Richard.
Dokter Richard mengatakan, ia sendiri tidak melihat dan memeriksa pasien yang hasil rontgennya dibawa oleh Gus Samsudin tersebut.
Baca Juga: Video Gus Samsudin Salah Sebut Surat Al-Quran, Dicibir Warganet: Katanya Pemilik Pesantren
Namun jika dilihat di gambar, ia tidak menyangkal jika di gambar tersebut memang benar ada paku.
"Tapi kalau dianalisis lebih dalam dan saya percaya ilmiah karena kalau kayak gini-gini sampai di dunia barat ujung-ujungnya saya diketawain," ujarnya.
"Tapi saya juga tidak mau menampik karena saya tidak melihat pasiennya dan memeriksa pasiennya langsung," lanjutnya.
Mendengar penjelasan dokter Richard, Gus Samsudin terlihat seperti mati kutu. Ia hanya menjawab dengan kata 'siap' ketika dokter Richard berbicara.
Bahkan ia tidak bisa melontarkan kalimat pembelaan tentang penjelasan dokter Richard.
Video tersebut pun mendapat beragam reaksi dari warganet.
"siap siap mulu si udin," ujar facta***
"mode panik aktif," kata banyu***
"menutup rasa panik dengan kata siap," imbuh zed***
"kata siap itu menandakan jika dia sudah tersudut," komen abay***
"mirip banget penjelasan yang marcel pernah ngomong soal santet wkwk," ujar lincol***
"benar percaya dokter aja daripada si udin," kata rudi***
Kontributor : Fisca Tanjung
Berita Terkait
-
Video Gus Samsudin Salah Sebut Surat Al-Quran, Dicibir Warganet: Katanya Pemilik Pesantren
-
Bintang Emon Ledek Para Dukun yang Laporkan Pesulap Merah: Gak Kepikiran Santet Pak?
-
Ditantang Dokter Richard Lee Perlihatkan Ilmu Kebal, Gus Samsudin Ngeles
-
Persatuan Dukun yang Ngaku Sepi Job Jadi Ledekan Bintang Emon
-
Pesulap Merah Tolak Bertemu Gus Samsudin, Ini Alasannya
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 5 Rekomendasi Sepeda Lipat di Bawah 5 Juta yang Ringan dan Stylish, Mobilitas Semakin Nyaman
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Lewat BRIVolution Reignite, BRI Bukukan Transaksi Rp7.057 Triliun
-
5 Fakta Pemuda Begal Payudara Siswi SMA Blitar Saat Puasa, Dikejar Warga hingga Diringkus Polisi
-
Ibu-Anak Tewas Tanpa Busana di Bekas Asrama Polri Jombang, Diduga Tenggak Cairan Kimia
-
5 Fakta Kasus Satpam Perkosa Siswi SMP di Tuban: Kenalan Lewat Telegram, Disetubuhi di Kos!
-
WNA Asal Malaysia Terancam Hukuman Mati di Surabaya, Terlibat Jaringan Narkoba Internasional