SuaraJatim.id - Lagu "Ojo Dibandingke" viral di mana-mana dan dinyanyikan siapa saja. Terbaru adalah Farel Prayoga--penyanyi cilik asal Banyuwangi Jawa Timur.
Sebelumnya, Denny Caknan juga menyanyikannya bersama Abah Lala, pencipta lagu tersebut. Ternyata, proses pembuatan lagu 'Ojo Dibandingke' ini tidaklah sesederhana itu.
Abah Lala menceritakan perjuangannya tidaklah gampang. Ia bahkan sampai menangis mengenang proses pembuatannya. Ketika hadir di acara "Pagi Pagi Ambyar", Abah Lala tak kuasa menahan tangis menceritakan salah satu karyanya tersebut.
Ternyata video klip Ojo Dibandingke sempat beberapa kali diprotes hingga terpaksa dihapus. Gara-garanya, istri model klip aslinya tak setuju sang suami beradegan mesra dalam video tersebut.
"Saya tuh kasihan sama lagunya. Itu waktu upload (video klip) pertama, saya agendakan upload jam 11. Video sudah kami share ke salah satu media. Kita juga sudah bilang sama teman-teman, 'Tolong dibantu share. Tolong dibantu komen'," kata Abah Lala sambil menangis melansir kanal YouTube TRANS TV Official, Jumat (26/8/2022).
Tak disangka saat sudah diunggah, istri model video klipnya kembali mengajukan protes. Abah Lala pun terpaksa menghapus video tersebut dan mengunggah ulang tayangan yang sudah diedit.
Namun hasil editan tersebut juga masih kena protes si istri model video klip. Alhasil, Abah Lala kembali menghapus video klip Ojo Dibandingke. Ia tak kuasa menahan tangis saat menceritakan perjuangan beratnya di balik lagu suksesnya.
Abah Lala lantas mengakui kualitas video klip Ojo Dibandingke bisa dibilang lebih jelek dibandingkan karya yang lain. Hal itu tak lain karena banyaknya kendala di saat pembuatan video tersebut.
"Saya buat lagi dengan posisi habis pandemi, enggak punya modal. Bahkan mungkin bisa disaksikan dari konten-konten yang lain, video saya paling buruk karena tidak ada budget. Sudah berjuang berapa kali, cuma tinggal upload aja tuh kendalanya banyak sekali," sambung Abah Lala lagi.
Baca Juga: Dua Pekan Ini Kehidupan Farel Prayoga Berubah 180 Derajat, Bisa Belikan Ortu Mobil dan Rumah
Mendengar perjuangan Abah Lala di balik lagu Ojo Dibandingke, Rian Ibram selaku host "Pagi Pagi Ambyar" sigap memberikan dukungan. Ia menyampaikan kalimat penyemangat untuk mengapresiasi perjuangan Abah Lala.
"Tapi lihat Abah Lala sekarang bisa duduk di sini. Satu Indonesia lihat perjuangan yang sangat luar biasa. Semangat, luar biasa. Ini inspirasi buat kita semua bahwa memang ikhtiar sekecil apa pun, penolakan pasti akan selalu ada. Tapi emang rezeki sudah ada yang ngatur," ujar Rian Ibram.
Asal muasal nama Abah Lala
Abah Lala memiliki nama asli Agus Purwanto, ia merupakan pria kelahiran 24 Oktober 1986 di Boyolali. Abah Lala berusia 35 tahun dan pada Oktober nanti usianya akan genap 36 tahun.
Nama panggungnya sendiri didapatkannya secara tidak sengaja. Kala itu, ia tengah berkomunikasi dengan temannya dengan handy talky (HT) dan secara asal menyebut nama Lala sebagai nama aslinya.
Alasan penggunaan Lala sebagai namanya juga cukup unik. Pasalnya kala itu ia tengah menonton Teletubbies, di mana salah satu karakternya bernama Lala. Sejak saat itu, ia pun dipanggil dengan nama panggung Abah Lala.
Berita Terkait
-
Dua Pekan Ini Kehidupan Farel Prayoga Berubah 180 Derajat, Bisa Belikan Ortu Mobil dan Rumah
-
Farel Prayoga Kena Nyinyir Akibat Nyanyi Orang Dewasa, Soimah Membela: Jangan Iri!
-
Rektor UIN Jember Luruskan Video Viral Mahasiswa Berjoget di Masjid
-
Ojo Dibandingke Menggema di Masjid! Oknum Mahasiswa Asyik Goyang Picu Kemarahan Publik
-
Sebelum Lagu Ojo Dibanding-bandingke Viral, Ternyata Abah Lala Pernah Bikin Lagu Kampanye untuk Ganjar
Terpopuler
- Mudah, Ini Cara Menghentikan Spam Call di HP Android dan iPhone
- Pengamat Nilai Manuver KSP Listyo Bongkar Hambatan Birokrasi Jadi Investasi Jangka Panjang
- Pengacara Kamaruddin Simanjuntak Sakit Apa? Meninggal Dunia di Usia 52 Tahun
- 5 Rekomendasi Sepatu untuk Jalan Kaki 20 Ribu Langkah, Empuk dan Tidak Cepat Pegal
- Cara Menggunakan Minyak Zaitun Mustika Ratu untuk Wajah dan Rambut
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Teriaki Armuji dan Wabup Mimik Get Out!, Borok Bos Resto Asal Suriah Terbongkar
-
Puluhan Kiai Sepuh NU Berkumpul di Lirboyo, Soroti Keadilan dalam Kasus Gus Yaqut
-
Songsong Usia 131 Tahun, BRI Perkuat Komitmen Majukan Ekonomi Indonesia
-
Gubernur Khofifah Salurkan Bantuan Air Bersih 196 KK Terdampak Kekeringan di Desa Kenongrejo Ngawi
-
Warga Blitar Menjerit BBM Sulit, Polisi Malah Temukan 6.000 Liter Pertalite Mengendap di SPBU