SuaraJatim.id - Seorang wartawan di Pasuruan Jawa Timur ( Jatim ) diamankan kepolisian lantaran kasus pemerasan terhadap dokter. Wartawan bernama Abdul Muin Hanafi itu kini harus mempertanggungjawabkan perbuatannya.
Hanafi warga Desa Keesikan Kecamatan Bangil Kabupaten Pasuruan. Muin ditangkap oleh anggota Polres Pasuruan setelah melakukan aksi pemerasan.
Dijelaskan Kanit Pidum Polres Pasuruan Ipda Anton, Muin ditangkap di rumah makan Rawon Setia, Sabtu (27/8/2022) pukul 10.30 WIB. Pelaku ternyata seorang residivis.
"Pelaku sebelumnya juga pernah melakukan tindakan pidana pencurian. Pelaku termasuk residivis," kata Ipda Anton, seperti dikutip dari beritajatim.com jejaring media suara.com, Sabtu (27/08/2022).
"Pelaku pemerasan ini diamankan di rumah Makan Rawon Setia yang termasuk di Desa Pogar, Kecamatan Bangil, Kabupaten Pasuruan. Pelaku Muin mengakui dirinya telah meminta uang kepada korban," katanya.
Anton juga menjelaskan bahwa pada hari Jumat (26/8/2022) kemaren Muin mendatangi tempat kerja korban di RS Masyitoh. Muin menemui korban yang bernama dokter Wahyudi terkait perselingkuhannya dengan teman sekantornya.
Muin yang bekerja di sebuah media bernama Lintas Matra News ini meminta uang sebesar Rp 10 juta. Jika Wahyudi tidak mau memberikan uang maka dirinya akan diancam untuk diberitakan.
"Pelaku mengancam korban jika korban tidak memberikan uang sebesar Rp 10 juta. Korban diancam akan mengekspose dirinya yang berselingkuh dengan teman sekantornya," kata Anton.
Setelah ketemu dengan pelaku, korban akhirnya meminta untuk datang pada hari ini. Korban mengajak pelaku di rumah makan untuk melakukan transaksi.
Baca Juga: Wartawan Nekat Memeras Dokter di Pasuruan Dibekuk Polisi
Saat transaksi Muin diberi uang sejumlah Rp 7 juta dari Rp 10 juta yang dijanjikan. Sedangkan untuk sisanya, Muin akan diberikan pada sore harinya.
Berita Terkait
-
Wartawan Nekat Memeras Dokter di Pasuruan Dibekuk Polisi
-
Terpopuler: Bocah SMP Di-bully Gara-gara Orang Tua Pakai Vespa, Viral Video Lawas Ferdy Sambo dan Krishna Murti
-
Polisi Bakal Telusuri Beredarnya Video Syur Mirip Anggota Dewan Pasuruan Fraksi PKB
-
Wartawan Harus Waspada, PWI Pusat Sebut Ada UKW Sesat dari Lembaga Uji Abal-abal
-
Putri Candrawathi Kucing-kucingan sama Wartawan Sewaktu Tiba Bareskrim, Polri Bantah Beri Keistimewaan
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Jemuran Bikin Resah, 27 Pakaian Dalam Warga Tuban Raib Dicuri
-
Karhutla Bromo Belum Usai Dihitung, TNBTS Mulai Kaji Total Kerugian
-
8 Kontribusi BRI untuk Indonesia Dalam Momentum HUT ke-81 RI
-
Bromo Belum Sepenuhnya Aman: Debu Setan Mengancam Savana yang Terluka
-
Detik-detik Sopir Truk Sumbu Pendek Hancurkan Kaca Bus Restu Panda di Madiun