Elang menyatakan, kericuhan dalam aksi demonstrasi ini tidak akan terjadi jika Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari bersedia datang menemui demonstran. Bukan justru mewakilkan kepada Sekda Gaguk Try Prasetyo untuk menemui massa aksi.
"Kami sangat kecewa karena mahasiswa yang merupakan elemen masyarakat tidak ditemui malah enak-enakan keluar," ungkap Elang.
Elang juga mendesak agar pimpinan DPRD dan Pemkot Mojokerto segera merealisasi kesepakatan yang sudah ditanda tangani bersama. Dalam waktu dekat, para mahasiswa ini juga akan kembali menagih kinerja para wakil rakyat dan Pemkot Mojokerto.
Menanggapi adanya insiden dalam aksi unjuk rasa mahasiswa itu, Kapolresta Mojokerto AKBP Wiwid Adisatria memastikan akan menindak jika ada anggotanya melakukan pelanggaran saat aksi demonstrasi ini.
"Saya pastikan kalau ada anggota saya melakukan pelanggaran pada saat pengamanan unjuk rasa ini akan saya tindak," kata Kapolresta di depan para peserta aksi.
Usai mendapatkan penjelasan dari Kapolresta, ratusan mahasiswa peserta aksi ini kemudian meninggalkan kantor DPRD Kota Mojokerto. Mereka kemudian melakukan aksi unjuk rasa serupa ke gedung DPRD Kabupaten Mojokerto dan hingga saat ini, aksi demonstrasi masih berlangsung.
Sementara itu, Junaidi Malik yang menjadi perwakilan DPRD Kota Mojokerto mengaku akan menyalurkan aspirasi para mahasiswa tersebut. Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini juga mendukung tuntutan mahasiswa yang menolak kenaikan harga BBM Subsidi.
"Tuntutan kami akan teruskan, kami sepakat menolak (kenaikan harga BBM subsidi," kata Junaidi.
Sedangkan terkait tuntutan regulasi penanganan inflasi di daerah, Junaidi menyatakan jika aturan tersebut akan ditindaklanjuti. Menurutnya, DPRD dan Pemkot Mojokerto akan menterjemahkan PMK Nomor 134 dalam P-APBD Kota Mojokerto tahun 2022.
Baca Juga: Korsleting Listrik, Rumah Dua Lantai di Mojokerto Terbakar
"Kami akan sampaikan secara tertulis pointer-pointer hasil dari paripurna kami dengan Pemkot terkait dengan pengendalian inflasi. Kami berkomitmen pekan depan akan kami sampaikan ke teman-teman," tukas Junaidi.
Kontributor : Zen Arivin
Berita Terkait
-
Aksi Mahasiswa di Jombang Tolak Kenaikan BBM, Ketua DPRD: Kami Juga Tidak Setuju Kenaikan BBM
-
Daftar Wilayah yang Alami Kenaikan Tarif Angkutan Umum Pasca Harga BBM Naik
-
Ini Tarif Ojol Terbaru Setelah Harga BBM Naik
-
Tok, Tarif Ojek Online Resmi Naik Berlaku Pada Tanggal 10 September
-
Subsidi BBM Dikurangi, Menko Luhut Klaim Indonesia Bisa Tambah Kuat
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
-
'Sempurna Hanya Milik Allah!' Massa Gelar Aksi Damai Minta MBG Lanjut dan Sikat Koruptornya!
Terkini
-
Kejati Pastikan Perbankan Tak Nikmati Dana Ilegal, Kerugian Negara Rp1,4 Triliun Telah Dipulihkan
-
Gagal Menyalip Berujung Adu Banteng Lawan Trailer: Pemuda 18 Tahun Tewas di Jalur Ngawi-Solo
-
Terapkan Jumat WFH, Pemkab Lumajang Sukses Hemat Kas Daerah Setengah Miliar
-
Nyamar Jadi Lia di Telegram, Guru SMK di Kediri Cabuli Siswa Sendiri
-
Mahasiswi Unair Nekat Tilap Dana KIP-K Rp103 Juta: Jeratan Pinjol di Balik Jabatan Mentereng