SuaraJatim.id - Irjen Pol Teddy Minahasa Putra ditunjuk sebagai Kapolda Jatim yang baru menggantikan Irjen Pol Nico Afinta. Teddy Minahasa Putra sendiri merupakan eks Kapolda Sumatera Barat.
Mutasi perwira tinggi Polri ini dilakukan Kepala Keposian Negara Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Listyo Sigit Prabowo selang sepekan dari Tragedi Kanjuruhan Malang yang menewaskan 131 orang dan melukai ratusan Aremania dan Aremanita.
Sebagai Kapolda Jatim yang bari, Irjen Pol Teddy Minahasa Putra tentu memiliki pekerjaan rumah yang besar. Ia harus menyelesaikan banyak kasus yang kini ditangani Polda Jatim.
Lalu bagaimana profil Irjen Pol Teddy Minahasa ini? Berikut ini dirangkum suarajatim.id dari berbagai sumber:
Irjen Teddy Minahasa Putra adalah perwira tinggi Polri yang lahir pada 23 November 1971 di Minahasa, Sulawesi Utara. Ia tercatat pernah menjabat sejumlah jabatan penting di kepolisian.
Salah satu prestasinya yang menjadi sorotan baru-baru ini Ialah ketika Teddy berhasil mengungkap kasus perjudian di Sumatera Barat atau kasus kriminal bersandi 303.
Ada 124 kasus diungkap dengan total tersangka sebanyak 226 orang. Penunjukkan Teddy ini bisa dibilang tepat sebab eks Kapolda Jatim sebelumnya dikait-kaitkan dengan Sambo dan kasus kriminal 303.
Teddy sendi juga dikenal sebagai Ketua Umum Harley Davidson Club Indonesia Periode 2021-2026 di tengah kesibukannya sebagai polisi. Ia juga tercatat memiliki kekayaan besar, rata-rata aset properti dan tanah.
Teddy Minahasa Putra tercatat pernah menjabat sejumlah jabatan penting. Teddy Minahasa Putra pernah menjabat ajudan Wakil Presiden RI Jusuf Kalla.
Baca Juga: Buntut Tragedi Stadion Kanjuruhan, Kapolda Jatim Dimutasi
Teddy Minahasa Putra kemudian menjabat Staf Ahli Wakil Presiden RI, Karopaminal Divpropam Polri, Kepala Kepolisian Daerah Banten. Ia juga pernah menjabat sebagai Wakil Kepala Kepolisian Daerah Lampung, Staf Ahli Manajemen Kapolri dan terakhir sebagai Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Barat.
Berikut biodata Teddy Minahasa Putra
Nama lengkap: Teddy Minahasa Putra
Lahir: 23 November 1971
Asal: Minahasa, Sulawesi Utara
Profesi: Perwira tinggi Polri
Almamater: Akpol 1993 dan Pesat Gatra
Pangkat: Inspektur Jenderal (bintang dua)
Satuan: Lantas
Kekayaan: Rp 29,9 miliar (LHKPN 2022)
Riwayat jabatan:
- Kasubditmin Regident Ditlantas Polda Jawa Tengah (2008)
- Kabidregident Ditlantas Polda Metro Jaya
- Kapolres Malang Kota (2011)
Berita Terkait
-
Buntut Tragedi Stadion Kanjuruhan, Kapolda Jatim Dimutasi
-
Profil Irjen Teddy Minahasa, Kapolda Jawa Timur Baru Pengganti Irjen Nico Afinta
-
Profil Irjen Nico Afinta, Kapolda Jawa Timur yang Resmi Dicopot setelah Tragedi Kanjuruhan
-
Kapolda Sumbar Berganti, Irjen Teddy Minahasa ke Polda Jatim, Ini Penggantinya
-
Ditunjuk Jadi Kapolda Jatim, Ini Profil Teddy Minahasa yang Punya Kekayaan Rp29 Miliar
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
Terkini
-
Terhempas Jalan Bergelombang, Pemuda Bangkalan Tewas Terseret Truk 200 Meter di Jombang
-
Dramatis! Penyelamatan Balita yang Terjebak dalam Mobil Terkunci di Mojokerto
-
Berkedok Mobil Dinas, 4 Petugas PLN Lumajang Gasak Kabel Listrik Aktif
-
Buntut Video Panas 2 Menit: Nasib Mahasiswa Unair Kini di Tangan Komisi Etik
-
Tolak Militerisasi Sipil hingga Kenaikan BBM, Mahasiswa Kepung DPRD Jatim Kritik Kebijakan Prabowo