- BPS Jatim melaporkan 92,1 ribu warga berhasil keluar dari kemiskinan antara September 2025 hingga Maret 2026.
- Jumlah penduduk miskin Jawa Timur turun menjadi 3,71 juta orang atau 9,06 persen pada Maret 2026.
- Pertumbuhan ekonomi yang mencapai 5,96 persen menjadi faktor utama pendorong penurunan angka kemiskinan tersebut.
SuaraJatim.id - Angin segar berembus dari data terbaru Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Timur. Di tengah dinamika harga kebutuhan pokok, sebanyak 92,1 ribu warga Jawa Timur berhasil keluar dari jerat kemiskinan dalam kurun waktu enam bulan terakhir.
Berdasarkan potret Maret 2026, jumlah penduduk miskin di Jawa Timur kini berada di angka 3,71 juta orang, menyusut signifikan dibandingkan periode September 2025 yang masih menyentuh 3,8 juta jiwa. Artinya, persentase kemiskinan di provinsi ujung timur Pulau Jawa ini kini melandai ke angka 9,06 persen.
Penurunan angka kemiskinan ini terjadi merata, baik di riuhnya perkotaan maupun di ketenangan pedesaan. Di wilayah perkotaan, jumlah penduduk miskin berkurang 53 ribu orang, sementara di desa-desa menyusut 39,1 ribu orang.
"Persentase kemiskinan di perkotaan turun dari 6,93 persen menjadi 6,66 persen. Sementara di pedesaan, angka ini juga melandai dari 12,55 persen ke 12,38 persen," ungkap Plt. Kepala BPS Jatim, Herum Fajarwati, dalam konferensi pers di Surabaya, Rabu (5/8/2026).
Meski angka kemiskinan turun, BPS memberikan catatan penting mengenai Garis Kemiskinan. Untuk Maret 2026, seseorang dikategorikan tidak miskin jika memiliki pengeluaran minimal Rp609.732 per kapita per bulan.
Menariknya, beras masih menjadi aktor utama yang menentukan nasib kesejahteraan warga. Komoditas ini menyumbang andil terbesar terhadap Garis Kemiskinan, yakni 23,12 persen di kota dan 24,65 persen di desa. Artinya, stabilitas harga beras adalah kunci utama menjaga perut warga tetap aman.
Lantas, apa yang membuat ekonomi Jawa Timur kian perkasa hingga mampu menekan angka kemiskinan? Ada beberapa mesin penggerak utama:
- Ekonomi Tumbuh Pesat: Pada Triwulan I-2026, ekonomi Jatim tumbuh meyakinkan di angka 5,96 persen.
- Konsumsi Rumah Tangga: Belanja masyarakat tumbuh 5,89 persen, menandakan daya beli yang masih bergairah.
- Kesejahteraan Petani Meningkat: Nilai Tukar Petani (NTP) mencapai 119,92, atau naik 4,23 persen dari tahun sebelumnya. Petani yang lebih sejahtera berarti kemiskinan di desa lebih mudah ditekan.
- Pengangguran Berkurang: Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) tercatat terus mengalami penurunan.
Meski inflasi tahunan sempat menyentuh 4,88 persen pada Februari lalu, pertumbuhan ekonomi yang kuat dan membaiknya kesejahteraan sektor pertanian terbukti mampu menjadi benteng bagi masyarakat Jawa Timur untuk terus melangkah maju. (ANTARA)
Baca Juga: Lapas Jadi Markas Penipuan Online, Polda Jatim Bongkar Sindikat Emas Palsu
Berita Terkait
-
Lapas Jadi Markas Penipuan Online, Polda Jatim Bongkar Sindikat Emas Palsu
-
Lima Korban KMP Mutiara Sentosa II Teridentifikasi, DVI Pastikan Bukan Tewas Terbakar
-
Pemutihan dan Keringanan Pajak Jawa Timur Khusus Agustus 2026, Cek Syaratnya
-
Gubernur Khofifah Beri Kado Kemerdekaan HUT ke-81 RI: Bebaskan Pajak Daerah, Ringankan Beban Warga
Terpopuler
- Prabowo Mau Gratiskan Pendidikan SD hingga Universitas Negeri, Dananya dari Uang Korupsi
- Viral Foto Duduk Bareng, Terungkap 6 Momen Kedekatan Gubernur Sherly dan Ahmad Luthfi
- Keluarga Masuk Daftar Ahli Waris Sengketa Lahan Sriwedari, Wali Kota Solo Respati Ambil Sikap Tegas!
- Sinopsis Revenge, Drama China Terbaru Lu Yu Xiao dan Zhang Ling He di WeTV
- Gegara Ayam Gongso, 413 Siswa dan Guru SMKN 2 Jogja Diduga Keracunan MBG
Pilihan
-
Emil Audero dan 5 Pemain Tinggalkan Rayo Vallecano
-
WNI 18 Tahun Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Ada Barbuk 25 Kg Sabu dan Heroin
-
Akhirnya Buka Suara Usai KPK Usut Korupsi di ATR/BPN, Ini Penjelasan Lengkap Nusron Wahid
-
Pria yang Tendang Perempuan di Senayan City Ditangkap Polisi!
-
Usut Dugaan Korupsi KSO Pertamina EP, Kejagung Geledah Kantor Setda hingga Bapenda Kota Bekasi
Terkini
-
5 Masalah Keuangan yang Sering Dialami Wisatawan Indonesia di Luar Negeri
-
Gubernur Khofifah Gelar Pasar Murah ke-139 di Mojokerto, Dekatkan Akses Bahan Pokok Terjangkau
-
Kecelakaan Maut di Tuban, Pengendara Motor Tewas Usai Tabrak Peserta Tongklek
-
Rebutan Lahan Lap Kaca Berujung Berdarah: Pengamen Kemoceng di Lamongan Tikam Rekan Sendiri
-
Diduga Sopir Mengantuk, Truk Pekerja Aspal Terguling Hantam Rumah di Ngawi: 1 Tewas, 7 Terpental