SuaraJatim.id - Kemarin masih ramai sorotan update peristiwa pemeriksaan para tersangka Tragedi Kanjuruhan Malang, Rabu (12/10/2022). Mulai dari pemeriksaan Dirut PT LIB hingga Shin Tae-yong yang mengancam mundur.
Berikut ini sejumlah peristiwanya:
1. Pemeriksaan Dirut PT LIB Akhmad Hadian Lukita
Pemeriksaan terhadap tersangka Tragedi Kanjuruhan pada Rabu (12/10/2022) masih berlanjut. Pada Rabu ini, Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jatim Direktur Utama PT Liga Indonesia Baru (Dirut LIB) Ahmad Hadian Lukita selama 12 jam.
Ahmad Hadian Lukita mendatangi Ditreskrimum Polda Jatim jam 10.05 WIB dan selesai pada jam 21.52 WIB, atau selama 12 jam.
Meski begitu, Hadian juga belum ditahan penyidik. Alasannya, lantaran pemeriksaan terhadap Hadian dinilai belum selesai, karena pemeriksaan akan kembali dilakukan.
Pemeriksaan kembali akan dilakukan, lantaran masih ada berkas dan beberapa bukti yang harus dilengkapi. Beberapa di antaranya seperti legalitas PT LIB, sejumlah perjanjian yang dilakukan dengan beberapa pihak, termasuk broadcast.
2. Seorang nenek ditemukan tercemplung sumur
Warga Desa Jiwut Kecamatan Nglegok Kabupaten Blitar dihebohkan dengan hilangnya seorang nenek bernama Sunarti. Bersyukur, lansia berumur 60 tahun tersebut ditemukan dalam kondisi selamat di dasar sumur tua yang berada di tak jauh dari rumahnya.
Cerita hilangnya nenek Sunarti tersebut bermula saat keluarganya panik, lantaran sejak Senin (10/10/2022) dilaporkan hilang. Padahal pihak keluarga sudah berusaha mencarinya namun tidak ketemu.
"Menurut Keluarga, pada hari Senin sekitar waktu Subuh korban keluar rumah, karena tidak kunjung pulang keluarga mencari dan tidak menemukan. Korban memang mengalami keterbelakangan mental," kata Kapolsek Nglegok Iptu Nur Budi Santosa seperti dikutip Times Indonesia-jaringan Suara.com pada Rabu (12/10/2022).
Penemuan nenek Sunarti terjadi saat warga sekitar mendengar rintihan dari dalam sebuah sumur di pekarangan yang tak jauh dari rumah Sunarti.
3. Shin Tae-yong ancam mundur dari Timnas Indonesia
Desakan agar Mochammad Iriawan alias Iwan Bule mundur dari jabatannya sebagai Ketua Umum PSSI mencuat akhir-akhir ini. Desakan ini muncul pasca-Tragedi Kanjuruhan Malang yang menewaskan 132 orang beberapa waktu lalu.
Iwan Bule dinilai bertanggung jawab dalam tragedi tersebut, menyusul penetapan enam tersangka oleh kepolisian. Keenam tersangka ini kini telah diperiksa di Polda Jatim. Salah satu tersangka merupakan Dirut PT LIB Akhmad Hadian Lukita.
Tag
Berita Terkait
-
Terpopuler: Mees Hilgers Bantah Omongan Iwan Bule, Wali Kota Bekasi Nonaktif Rahmat Effendi Divonis 10 Tahun
-
Kedoknya Terbongkar, Kondisi Suprapti 'Penjual Dawet' Kanjuruhan Diungkap Polisi: Ketakutan Dicari-cari Banyak Orang
-
Bukan Miras, Ini Isi Dua Kardus yang Disita Polisi Saat Tragedi Kanjuruhan
-
Sosok 'Penjual Dawet Kanjuruhan' Muncul, Bersimpuh Memohon Maaf ke Keluarga Korban Tragedi Kanjuruhan
-
Sepakat dengan Shin Tae-Yong, Asnawi Mangkualam juga Bela Iwan Bule
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Misteri di Balik Makam yang Dibongkar: Suami Laporkan Rahasia Gelap Staf Kejari Mojokerto ke Polisi
-
Aksi Damai PSHT Digelar di Surabaya, Warga Diimbau Antisipasi Kepadatan Lalu Lintas
-
Persik Kediri Datangkan Lima Pemain Baru, Ada Jebolan Timnas Indonesia U-23
-
Krisis Air Bersih Melanda Ngawi, Warga Gali Dasar Sungai demi Penuhi Kebutuhan Sehari-hari
-
Terbongkar! Penyelundupan 3,4 Ton Merkuri Senilai Rp17,5 Miliar dari Surabaya ke Jantung Afrika