Terkait desakan agar Ketuam PSSI Iwan Bule mundur dari jabatannya, ternyata tidak semua orang sependapat. Salah satunya pelatih tim nasional Indonesia, Shin Tae-yong. Coach Shin bahkan mengaku akan mundur dari pelatih timnas jika Iwan Bule mundur.
Hal ini dicuitkannya dalam akun Instagram miliknya @shintaeyong7777. Ia menulis ucapan bela sungkawa atas tragedi Malang itu menggunakan bahasa Korea yang kemudian ditranslate menggunakan bahasa Indonesia.
4. Pemkab Malang ajukan ratusan miliar renovasi Stadion Kanjuruhan
Pemerintah Kabupaten Malang telah mengajukan proposal untuk renovasi Stadion Kanjuruhan Malang dan membangun monumen untuk para korban Tragedi Kerusuhan beberapa waktu lalu.
Pemkab mengajukan anggaran mencapai Rp 580 miliar. Proposal itu telah diajukan ke Menpora dan Presiden RI Joko Widodo ( Jokowi ). Nilai itu lebih besar dari anggaran yang diwacanakan oleh Menpora.
Terkait proposal renovasi stadion ini disampaikan Bupati Malang M Sanusi. Ia mengatakan pengajuan anggaran renovasi sebesar Rp 580 miliar tersebut merupakan hasil kajian dari Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Cipta Karya (DPKPCK) Kabupaten Malang.
"Pengajuan sekitar Rp 580 miliar, dari kajian tim Cipta Karya," kata Sanusi dikutip dari ANTARA, Rabu (12/10/2022).
5. Komdis PSSI juga diperiksa di Polda Jatim
Ketua Komite Disiplin (Komdis) PSSI Erwin Tobing, memenuhi panggilan penyidik Polda Jatim. Di sana, ia memberikan keterangan sebagai saksi dalam tragedi kerusuhan di stadion Kanjuruhan Malang, yang menewaskan 132 supporter Arema FC.
Sekitar 14.32 Wib ia keluar dari gedung Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jatim. Tidak banyak pertanyaan yang diberikan penyidik kepadanya. Hanya 29 pertanyaan saja. "Pemeriksaan saya sudah selesai," katanya saat ditemui di depan gedung Ditreskrimum Polda Jatim, Rabu (12/10/2022).
Saat pemeriksaan itu, penyidik mempertanyakan seputar Ketua Panitia Pelaksana (Panpel) Arema FC Abdul Haris yang telah ditetapkan sebagai tersangka. Haris juga sudah diperiksa oleh penyidik Polda Jatim sehari sebelumnya. Dengan memberikan 123 pertanyaan.
"Penyidik ingin konfirmasi apakah ia (Haris) dulunya pernah dihukum?," ungkapnya. Pun ia menceritakan jika 2010 lalu, Komdis PSSI pernah menghukum Haris. Hanya saja ia tidak mengetahui kelanjutan kasus tersebut. Sebab ketika itu, dirinya belum bertugas di Komdis PSSI.
Tag
Berita Terkait
-
Terpopuler: Mees Hilgers Bantah Omongan Iwan Bule, Wali Kota Bekasi Nonaktif Rahmat Effendi Divonis 10 Tahun
-
Kedoknya Terbongkar, Kondisi Suprapti 'Penjual Dawet' Kanjuruhan Diungkap Polisi: Ketakutan Dicari-cari Banyak Orang
-
Bukan Miras, Ini Isi Dua Kardus yang Disita Polisi Saat Tragedi Kanjuruhan
-
Sosok 'Penjual Dawet Kanjuruhan' Muncul, Bersimpuh Memohon Maaf ke Keluarga Korban Tragedi Kanjuruhan
-
Sepakat dengan Shin Tae-Yong, Asnawi Mangkualam juga Bela Iwan Bule
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- 5 Lipstik Wardah yang Tahan Lama Saat Hujan dan Tidak Mudah Luntur Saat Makan
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Dituding Jadi Imam Mahdi dan Bawa Kabur Rp1,3 Miliar, Figar Siap Lawan di Jalur Hukum
-
Sandera Bus Sendiri, Lepas Bus Lawan: Malam Horor Persebaya Diadili Bonek di GBT
-
Survei IndocPolls: Seskab Teddy Teratas, Nusron Wahid Dapat Penilaian Terendah
-
BRI Salurkan Kredit Rp1.645,5 Triliun dan Perkuat Pembiayaan UMKM
-
Obral Akun WA Rp500 Perak, Hacker Asal Krian Raup Rp100 Juta untuk Promosi Judol Kamboja